Pada hari Sabtu, 8 Agustus 2009, kantorku menyelenggarakan Outbound untuk para peserta diklat. Meskipun diklat itu sudah berjalan selama beberapa waktu lamanya, namun pelaksanaan Outbound baru dijadwalkan kemarin itu. Seluruh pegawai di kantorku dilibatkan dalam acara itu, meskipun ada beberapa teman yang tidak dapat hadir karena sedang sakit. (Memang sedang musimnya ya..?)
Kami semua diminta berkumpul di tempat diklat pada pukul 06.30 pagi. Setelah dilakukan briefing.., kami berangkat bersama menuju lokasi. Seperti biasa, pelaksanaan Outbound diselenggarakan di Grape, Kabupaten Madiun. Selain tempatnya yang sejuk, pemandangannya juga indah. Maklum... lokasinya berada di kaki Gunung Wilis.
Kami semua diminta berkumpul di tempat diklat pada pukul 06.30 pagi. Setelah dilakukan briefing.., kami berangkat bersama menuju lokasi. Seperti biasa, pelaksanaan Outbound diselenggarakan di Grape, Kabupaten Madiun. Selain tempatnya yang sejuk, pemandangannya juga indah. Maklum... lokasinya berada di kaki Gunung Wilis.
Outbound adalah kegiatan di alam terbuka yang dapat memacu semangat belajar dan kreativitas seseorang. Melalui outbound para peserta akan mendapat tambahan wawasan pengetahuan yang didapat dari serangkaian pengalaman berpetualang. Sebagaimana yang dikatakan Kimpraswil bahwa outbound adalah usaha olah diri (olah pikir dan olah fisik) yang sangat bermanfaat bagi peningkatan dan pengembangan motivasi, kinerja dan prestasi dalam rangka melaksanakan tugas dan kepentingan organisasi secara lebih baik lagi.
Outbound dilaksanakan dengan memadukan permainan sederhana, permainan ketangkasan, dan olah raga, serta diisi dengan petualangan-petualangan. Permainan yang disajikan dalam outbound memang telah disusun sedemikian rupa, sehingga bukan hanya psikomotorik (fisik) peserta yang ’tersentuh’ tapi juga afeksi (emosi) dan kognisi (kemampuan berpikir). Diharapkan dari permainan-permainan itu akan muncul kebersamaan serta keberanian dalam memecahkan masalah, bertindak maupun berpendapat. Selain itu dapat juga membentuk pola pikir yang kreatif, serta meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual dalam berinteraksi. Kegiatan ini akan menambah pengalaman hidup seseorang menuju sebuah pendewasaan diri.
Pelaksanaan Outbond berjalan lancar dan meriah, serta tak lepas dari gelak tawa dari para peserta maupun panitia. Ada saja hal-hal lucu serta celetukan-celetukan ajaib yang tiba-tiba muncul yang mampu menyegarkan suasana. Sehingga suasana Outbond sangat cair dan berlangsung dalam suasana yang penuh dengan keakraban.
Mengikuti kegiatan outbond, meskipun bukan sebagai peserta, cukup memberikan hiburan tersendiri bagiku. Dapat menjadi sarana refreshing, untuk sejenak melupakan pekerjaan kantor yang sedang menumpuk. Pemandangan alam dan keceriaan yang tercipta benar-benar menyenangkan.
Gambar pemandangan alamnya memang indah
Yang perlu dicatat.. (halah.., padahal tidak penting juga lho !) adalah di sela-sela kegiatan tersebut ternyata para panitianya narsis semua ^_^ (termasuk aku...). Setiap ada kesempatan, kami segera saja mengambil foto. Aku heran, mengapa tiba-tiba panitia jadi sadar kamera semua ya ? Usut punya usut, ternyata semuanya punya niatan yang sama, yaitu... mau upload foto di Facebook. Olala.... Kalau aku dari awal memang niatnya mau buat bahan postingan, tapi akhirnya ikut juga upload di facebook. Hehehe..Dan karena aku terlalu asyik berfoto sendiri, malah aku kelupaan mengambil foto kegiatan outbond..! Ingatan itu baru muncul setelah pelaksanaan outbound hampir berakhir... Jadi, harap maklum kalau foto yang terpajang pada postingan ini bukan foto kegiatan outbond melainkan foto narsis panitianya...
Foto sebagian panitia yang narsis dot dom.
Foto kegiatan outbond
Nah.., itu saja yang kupasang disini ya ? Kalau inging lihat lainnya, bisa berkunjung ke facebook-ku. Lengkap kok disana....












