Minggu, 09 Agustus 2009

Panitia Narsis Dot Com

Pada hari Sabtu, 8 Agustus 2009, kantorku menyelenggarakan Outbound untuk para peserta diklat. Meskipun diklat itu sudah berjalan selama beberapa waktu lamanya, namun pelaksanaan Outbound baru dijadwalkan kemarin itu. Seluruh pegawai di kantorku dilibatkan dalam acara itu, meskipun ada beberapa teman yang tidak dapat hadir karena sedang sakit. (Memang sedang musimnya ya..?)


Kami semua diminta berkumpul di tempat diklat pada pukul 06.30 pagi. Setelah dilakukan briefing.., kami berangkat bersama menuju lokasi. Seperti biasa, pelaksanaan Outbound diselenggarakan di Grape, Kabupaten Madiun. Selain tempatnya yang sejuk, pemandangannya juga indah. Maklum... lokasinya berada di kaki Gunung Wilis.

Outbound adalah kegiatan di alam terbuka yang dapat memacu semangat belajar dan kreativitas seseorang. Melalui outbound para peserta akan mendapat tambahan wawasan pengetahuan yang didapat dari serangkaian pengalaman berpetualang. Sebagaimana yang dikatakan Kimpraswil bahwa outbound adalah usaha olah diri (olah pikir dan olah fisik) yang sangat bermanfaat bagi peningkatan dan pengembangan motivasi, kinerja dan prestasi dalam rangka melaksanakan tugas dan kepentingan organisasi secara lebih baik lagi.


Outbound dilaksanakan dengan memadukan permainan sederhana, permainan ketangkasan, dan olah raga, serta diisi dengan petualangan-petualangan. Permainan yang disajikan dalam outbound memang telah disusun sedemikian rupa, sehingga bukan hanya psikomotorik (fisik) peserta yang ’tersentuh’ tapi juga afeksi (emosi) dan kognisi (kemampuan berpikir). Diharapkan dari permainan-permainan itu akan muncul kebersamaan serta keberanian dalam memecahkan masalah, bertindak maupun berpendapat. Selain itu dapat juga membentuk pola pikir yang kreatif, serta meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual dalam berinteraksi. Kegiatan ini akan menambah pengalaman hidup seseorang menuju sebuah pendewasaan diri.


Pelaksanaan Outbond berjalan lancar dan meriah, serta tak lepas dari gelak tawa dari para peserta maupun panitia. Ada saja hal-hal lucu serta celetukan-celetukan ajaib yang tiba-tiba muncul yang mampu menyegarkan suasana. Sehingga suasana Outbond sangat cair dan berlangsung dalam suasana yang penuh dengan keakraban.


Mengikuti kegiatan outbond, meskipun bukan sebagai peserta, cukup memberikan hiburan tersendiri bagiku. Dapat menjadi sarana refreshing, untuk sejenak melupakan pekerjaan kantor yang sedang menumpuk. Pemandangan alam dan keceriaan yang tercipta benar-benar menyenangkan.


Gambar pemandangan alamnya memang indah

Yang perlu dicatat.. (halah.., padahal tidak penting juga lho !) adalah di sela-sela kegiatan tersebut ternyata para panitianya narsis semua ^_^ (termasuk aku...). Setiap ada kesempatan, kami segera saja mengambil foto. Aku heran, mengapa tiba-tiba panitia jadi sadar kamera semua ya ? Usut punya usut, ternyata semuanya punya niatan yang sama, yaitu... mau upload foto di Facebook. Olala.... Kalau aku dari awal memang niatnya mau buat bahan postingan, tapi akhirnya ikut juga upload di facebook. Hehehe..


Dan karena aku terlalu asyik berfoto sendiri, malah aku kelupaan mengambil foto kegiatan outbond..! Ingatan itu baru muncul setelah pelaksanaan outbound hampir berakhir... Jadi, harap maklum kalau foto yang terpajang pada postingan ini bukan foto kegiatan outbond melainkan foto narsis panitianya...


Foto sebagian panitia yang narsis dot dom.




Foto kegiatan outbond


Nah.., itu saja yang kupasang disini ya ? Kalau inging lihat lainnya, bisa berkunjung ke facebook-ku. Lengkap kok disana....

Panitia Narsis Dot Com

Pada hari Sabtu, 8 Agustus 2009, kantorku menyelenggarakan Outbound untuk para peserta diklat. Meskipun diklat itu sudah berjalan selama beberapa waktu lamanya, namun pelaksanaan Outbound baru dijadwalkan kemarin itu. Seluruh pegawai di kantorku dilibatkan dalam acara itu, meskipun ada beberapa teman yang tidak dapat hadir karena sedang sakit. (Memang sedang musimnya ya..?)


Kami semua diminta berkumpul di tempat diklat pada pukul 06.30 pagi. Setelah dilakukan briefing.., kami berangkat bersama menuju lokasi. Seperti biasa, pelaksanaan Outbound diselenggarakan di Grape, Kabupaten Madiun. Selain tempatnya yang sejuk, pemandangannya juga indah. Maklum... lokasinya berada di kaki Gunung Wilis.

Outbound adalah kegiatan di alam terbuka yang dapat memacu semangat belajar dan kreativitas seseorang. Melalui outbound para peserta akan mendapat tambahan wawasan pengetahuan yang didapat dari serangkaian pengalaman berpetualang. Sebagaimana yang dikatakan Kimpraswil bahwa outbound adalah usaha olah diri (olah pikir dan olah fisik) yang sangat bermanfaat bagi peningkatan dan pengembangan motivasi, kinerja dan prestasi dalam rangka melaksanakan tugas dan kepentingan organisasi secara lebih baik lagi.


Outbound dilaksanakan dengan memadukan permainan sederhana, permainan ketangkasan, dan olah raga, serta diisi dengan petualangan-petualangan. Permainan yang disajikan dalam outbound memang telah disusun sedemikian rupa, sehingga bukan hanya psikomotorik (fisik) peserta yang ’tersentuh’ tapi juga afeksi (emosi) dan kognisi (kemampuan berpikir). Diharapkan dari permainan-permainan itu akan muncul kebersamaan serta keberanian dalam memecahkan masalah, bertindak maupun berpendapat. Selain itu dapat juga membentuk pola pikir yang kreatif, serta meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual dalam berinteraksi. Kegiatan ini akan menambah pengalaman hidup seseorang menuju sebuah pendewasaan diri.


Pelaksanaan Outbond berjalan lancar dan meriah, serta tak lepas dari gelak tawa dari para peserta maupun panitia. Ada saja hal-hal lucu serta celetukan-celetukan ajaib yang tiba-tiba muncul yang mampu menyegarkan suasana. Sehingga suasana Outbond sangat cair dan berlangsung dalam suasana yang penuh dengan keakraban.


Mengikuti kegiatan outbond, meskipun bukan sebagai peserta, cukup memberikan hiburan tersendiri bagiku. Dapat menjadi sarana refreshing, untuk sejenak melupakan pekerjaan kantor yang sedang menumpuk. Pemandangan alam dan keceriaan yang tercipta benar-benar menyenangkan.


Gambar pemandangan alamnya memang indah

Yang perlu dicatat.. (halah.., padahal tidak penting juga lho !) adalah di sela-sela kegiatan tersebut ternyata para panitianya narsis semua ^_^ (termasuk aku...). Setiap ada kesempatan, kami segera saja mengambil foto. Aku heran, mengapa tiba-tiba panitia jadi sadar kamera semua ya ? Usut punya usut, ternyata semuanya punya niatan yang sama, yaitu... mau upload foto di Facebook. Olala.... Kalau aku dari awal memang niatnya mau buat bahan postingan, tapi akhirnya ikut juga upload di facebook. Hehehe..


Dan karena aku terlalu asyik berfoto sendiri, malah aku kelupaan mengambil foto kegiatan outbond..! Ingatan itu baru muncul setelah pelaksanaan outbound hampir berakhir... Jadi, harap maklum kalau foto yang terpajang pada postingan ini bukan foto kegiatan outbond melainkan foto narsis panitianya...


Foto sebagian panitia yang narsis dot dom.




Foto kegiatan outbond


Nah.., itu saja yang kupasang disini ya ? Kalau inging lihat lainnya, bisa berkunjung ke facebook-ku. Lengkap kok disana....

Jumat, 07 Agustus 2009

Kenangan manis di Jakarta

Pekerjaan kantorku memang sedang menumpuk, bahkan beberapa kali aku harus melakukan perjalanan ke luar kota. Seperti pada hari Rabu, 5 Agustus 2009 yang lalu, aku dan 2 orang teman sekantorku berangkat ke Jakarta. Ada beberapa hal yang harus kami urus ke kantor BKN dan Kementerian PAN.

Kami bertiga (yang sama-sama tidak tahu Jakarta), berangkat dengan naik kereta api. Inilah perjalananku ke Jakarta, setelah terakhir kali aku menginjakkan kaki di ibukota negara ini pada tahun 1994 yang lalu. Setelah 15 tahun..., akhirnya aku berkesempatan ke Jakarta lagi..!! Sudah lama juga ternyata.

Kami turun di stasiun Jatinegara pada kurang lebih pukul 06.40 WIB. Alhamdulillah.., perjalanan kami lancar. Setelah mandi dan ganti baju, kami segera meluncur ke kantor BKN dengan menggunakan taksi. Untuk sarapan, kami memilih sarapan di kafetaria kantor BKN saja. Karena kami tak tahu tempat makan di sekitar tempat itu.

Setelah urusan di BKN selesai.., kami segera meluncur ke kantor Kementerian PAN, dengan menggunakan taksi lagi. Ternyata kami harus menunggu untuk dilayani, karena antiran sudah cukup panjang. Di saat menunggu inilah..., aku bisa menyempatkan diri untuk bertemu dengan mbak Kuyus.. ! Kebetulan sebelum keberangkatanku ke Jakarta aku dan mbak Kuyus bisa berkomunikasi, sehingga kami membuat janji untuk ketemuan. Mbak Kuyus memang menyempatkan diri untuk menemuiku di Kantor Kementerian PAN. Ini kopdar pertamaku dengannya meskipun sebelumnya kami sudah beberapa kali chatting dan sms-an. Setelah ketemu langsung, mbak Kuyus persis sekali dengan fotonya.

Tak lama kami disana, karena urusanku dapat segera terselesaikan. Selanjutnya, kami meluncur bersama ke stasiun Gambir. Selama perjalanan, aku dan mbak Kuyus asyik bercerita. Kami bicara banyak hal, tapi tetap... yang terbanyak bicara tentang blog..! Mungkin mbak Kuyus kaget mengetahui betapa ceriwisnya aku hehehe... Tapi pertemuan kami berjalan dengan mulus, walaupun baru pertama kali ketemuan, namun tak ada kekakuan di antara kami. Berulang-ulang mbak Kuyus mengatakan penyesalannya, mengapa aku hanya 'mampir' sebentar ke Jakarta sehingga kami tak punya banyak waktu untuk jalan-jalan bersama.


Akhirnya aku dan mbak Kuyus ketemu setelah bersahabat lewat dunia maya selama kurang lebih 9 bulan


Aku di Stasiun Gambir dengan latar belakang Monas
Monas yang kulihat dari Stasiun Gambir

Setelah sampai ke Gambir, kami menyempatkan makan dan foto-foto sebentar. Dan, kurang lebih pukul 15.30 WIB mbak Kuyus pamit pulang. Dan.. rupanya kejutan berikutnya menantiku. Sahabatku yang pernah kuceritakan di Misteri Cinta, secara tak terduga menghubungiku. Aku memang tak memberitahukannya tentang keberangkatanku ke Jakarta, karena aku tahu bahwa dia sedang sangat sibuk dengan pekerjaannya. Saat dia menghubungiku, aku sempat cerita kalau aku tadi pagi baru sampai di Jatinegara dan akan pulang lagi pukul 17.00 WIB.

Ternyata pada pukul 16.05 WIB, dia menghubungiku dan mengatakan dia mencariku di Jatinegara. Ya Allah, aku kaget sekali karena tak menyangka dia akan meluangkan waktu untuk menemuiku. Dengan perasaan bersalah, aku katakan bahwa aku berada di Gambir dan bukan di Jatinegara. Sahabatku itu tetap nekad, dan dengan menembus kemacetan Jakarta, dia ngebut dengan motornya menuju ke Gambir.

Akhirnya... kami ketemu juga setelah kurang lebih 11 tahun tak berjumpa. Sayang, waktu pertemuan kami singkat sekali, hanya sekitar 7 menit. Itupun aku sudah berada di dalam gerbong kereta api. Di dalam gerbong itulah aku bisa sedikit mengobati kangenku pada sahabatku itu. Di mataku, dia terlihat jauh lebih kurus dari terakhir kali aku bertemu dengannya. Mungkin beban dihatinya yang menjadi penyebabnya. Dia memintaku, andai lain kali aku ke Jakarta lagi, dia harap aku tak segan-segan memberitahukannya.

Itulah kenangan manisku sehari di Jakarta. Kenangan manis yang tak akan terlupakan. Semoga lain kali aku bisa kembali ke Jakarta dan menuntaskan cerita yang terputus dengan sahabatku dan juga dengan mbak Kuyus.... Semoga.

Kenangan manis di Jakarta

Pekerjaan kantorku memang sedang menumpuk, bahkan beberapa kali aku harus melakukan perjalanan ke luar kota. Seperti pada hari Rabu, 5 Agustus 2009 yang lalu, aku dan 2 orang teman sekantorku berangkat ke Jakarta. Ada beberapa hal yang harus kami urus ke kantor BKN dan Kementerian PAN.


Kami bertiga (yang sama-sama tidak tahu Jakarta), berangkat dengan naik kereta api. Inilah perjalananku ke Jakarta, setelah terakhir kali aku menginjakkan kaki di ibukota negara ini pada tahun 1994 yang lalu. Setelah 15 tahun..., akhirnya aku berkesempatan ke Jakarta lagi..!! Sudah lama juga ternyata.

Kami turun di stasiun Jatinegara pada kurang lebih pukul 06.40 WIB. Alhamdulillah.., perjalanan kami lancar. Setelah mandi dan ganti baju, kami segera meluncur ke kantor BKN dengan menggunakan taksi. Untuk sarapan, kami memilih sarapan di kafetaria kantor BKN saja. Karena kami tak tahu tempat makan di sekitar tempat itu.


Setelah urusan di BKN selesai.., kami segera meluncur ke kantor Kementerian PAN, dengan menggunakan taksi lagi. Ternyata kami harus menunggu untuk dilayani, karena antiran sudah cukup panjang. Di saat menunggu inilah..., aku bisa menyempatkan diri untuk bertemu dengan mbak Kuyus.. ! Kebetulan sebelum keberangkatanku ke Jakarta aku dan mbak Kuyus bisa berkomunikasi, sehingga kami membuat janji untuk ketemuan. Mbak Kuyus memang menyempatkan diri untuk menemuiku di Kantor Kementerian PAN. Ini kopdar pertamaku dengannya meskipun sebelumnya kami sudah beberapa kali chatting dan sms-an. Setelah ketemu langsung, mbak Kuyus persis sekali dengan fotonya.


Tak lama kami disana, karena urusanku dapat segera terselesaikan. Selanjutnya, kami meluncur bersama ke stasiun Gambir. Selama perjalanan, aku dan mbak Kuyus asyik bercerita. Kami bicara banyak hal, tapi tetap... yang terbanyak bicara tentang blog..! Mungkin mbak Kuyus kaget mengetahui betapa ceriwisnya aku hehehe... Tapi pertemuan kami berjalan dengan mulus, walaupun baru pertama kali ketemuan, namun tak ada kekakuan di antara kami. Berulang-ulang mbak Kuyus mengatakan penyesalannya, mengapa aku hanya 'mampir' sebentar ke Jakarta sehingga kami tak punya banyak waktu untuk jalan-jalan bersama.



Akhirnya aku dan mbak Kuyus ketemu setelah bersahabat lewat dunia maya selama kurang lebih 9 bulan



Aku di Stasiun Gambir dengan latar belakang Monas

Monas yang kulihat dari Stasiun Gambir

Setelah sampai ke Gambir, kami menyempatkan makan dan foto-foto sebentar. Dan, kurang lebih pukul 15.30 WIB mbak Kuyus pamit pulang. Dan.. rupanya kejutan berikutnya menantiku. Sahabatku yang pernah kuceritakan di Misteri Cinta, secara tak terduga menghubungiku. Aku memang tak memberitahukannya tentang keberangkatanku ke Jakarta, karena aku tahu bahwa dia sedang sangat sibuk dengan pekerjaannya. Saat dia menghubungiku, aku sempat cerita kalau aku tadi pagi baru sampai di Jatinegara dan akan pulang lagi pukul 17.00 WIB.


Ternyata pada pukul 16.05 WIB, dia menghubungiku dan mengatakan dia mencariku di Jatinegara. Ya Allah, aku kaget sekali karena tak menyangka dia akan meluangkan waktu untuk menemuiku. Dengan perasaan bersalah, aku katakan bahwa aku berada di Gambir dan bukan di Jatinegara. Sahabatku itu tetap nekad, dan dengan menembus kemacetan Jakarta, dia ngebut dengan motornya menuju ke Gambir.


Akhirnya... kami ketemu juga setelah kurang lebih 11 tahun tak berjumpa. Sayang, waktu pertemuan kami singkat sekali, hanya sekitar 7 menit. Itupun aku sudah berada di dalam gerbong kereta api. Di dalam gerbong itulah aku bisa sedikit mengobati kangenku pada sahabatku itu. Di mataku, dia terlihat jauh lebih kurus dari terakhir kali aku bertemu dengannya. Mungkin beban dihatinya yang menjadi penyebabnya. Dia memintaku, andai lain kali aku ke Jakarta lagi, dia harap aku tak segan-segan memberitahukannya.


Itulah kenangan manisku sehari di Jakarta. Kenangan manis yang tak akan terlupakan. Semoga lain kali aku bisa kembali ke Jakarta dan menuntaskan cerita yang terputus dengan sahabatku dan juga dengan mbak Kuyus.... Semoga.

Minggu, 02 Agustus 2009

Refreshing with old friends....

Sabtu tanggal 1 Agustus 2009 kemarin aku jadi berkumpul lagi dengan beberapa teman lamaku. Ajakan yang menyenangkan tentu saja, apalagi kami sudah lama tak berjumpa. Bukan saja dengan teman-teman yang ada di luar kota Madiun, dengan teman-teman yang ada Madiun saja kami jarang banget bertemu.


Saat bertemu lagi, teriakan dan pelukan mewarnai pertemuan kami. Yang dirasakan hanya seneng.. seneng dan seneng. Sayang sekali tempat yang kami pilih untuk bertemu dan kangen-kangenan kurang memuaskan. Lampu penerangan terlalu redup dan suara live music-nya terlalu keras, sehingga kami harus teriak-teriak kalau mau ngobrol.

Kalau tanggal 14 Juli 2009 yang lalu kami kumpul-kumpul itu dalam rangka memanfaatkan momen kepulangan Murni Ramli ke Madiun sebelum dia kembali lagi ke Nagoya, Jepang. Selain itu tentu saja untuk melepas kangen setelah kami selama 19 tahun tak bertemu. Sedangkan kali ini acara diadakan atas inisiatif 2 orang teman kami yang selama ini tinggal di luar kota (Yogyakarta dan Surabaya) dan sangat ingin bertemu lagi dengan teman-teman lama yang masih ada di Madiun.


Sebagaimana acara sebelumnya, kali ini aku dan temanku (Ipung namanya) kembali harus bergerak menghubungi satu per satu teman-teman kami yang keberadaannya di Madiun terdeteksi. Dibandingkan acara kumpul-kumpulku beberapa hari yang lalu, kali ini acaranya lebih seru, karena yang datang lebih banyak. Makin banyak kan makin seru... Saat kumpul begini, acara makan tak penting lagi. Semua lebih asyik ngobrol dan bercanda, seolah melepas segala rindu yang telah terpendam belasan tahun lamanya.


Hayo..., aku yang mana ?!?!


Sayang sekali, keterbatasan waktu membatasi keinginan kami untuk menumpahkan segala rindu yang ada di dada. Sehingga menumbuhkan keinginan untuk dapat ketemuan lagi pada Idul Fitri tahun ini. Diharap pada saat itu kami dapat ketemu dengan lebih banyak teman lama, karena masih banyak yang akan pulang ke Madiun. Selanjutnya sudah mulai direncanakan untuk mengadakan reuni akbar pada tahun 2010 nanti.


Hmmm... kira-kira berhasil tidak ya ? Jadi tidak sabar untuk bisa ketemu dengan teman-teman lainnya nih.