Sebenarnya saat aku ngetik postingan ini aku sudah mengantuk dan capek. Ceritanya, tadi siang (tgl 1 Oktober 2009 jam 14.00 WIB) aku ada acara mendadak ke Solo. Suami temanku sekantor mengalami kecelakaan dan dirawat di Solo. Aku dan 6 orang teman kantor berangkat ke Solo sebagai perwakilan dari kantor untuk membezuk.
Karena berangkatnya saja sudah siang, maka sampai Solo pun sudah sore. Sesampainya di Solo kami tak langsung bisa menuju lokasi, karena kami sama-sama tak tahu tempatnya. Untung saja, setelah sempat bertanya arah, kami sampai juga di rumah sakit tersebut. Namun karena rumah sakit itu berada di 2 lokasi yang berbeda, kami sempat salah masuk. Untungnya kemudian sewaktu kami sampai di rumah sakit yang kami tuju, kami bertemu dengan putra dari teman yang ingin kami bezuk. Sehingga kami tak perlu muter-muter mencari kamarnya.
Kehadiran kami tentu saja mengagetkan teman kami, dia tak menyangka kalau kami sampai menyempatkan diri datang ke Solo untuk membezuk suaminya. Maklum, karena dia datang dari Madiun maka yang datang membezuk ke Solo tentu saja hampir dibilang tak ada (kecuali keluarga sendiri), sementara tetangga-tetangga kamarnya banyak banget yang mengunjungi. Oleh sebab itu, kehadiran kami benar-benar membuatnya terharu dan senang.
Aku masuk ke rumah jam 22.30 WIB, karena sebelum pulang tadi kami sempat mampir untuk belanja. Dan mumpung di Solo, aku dan 2 orang temanku menyempatkan diri belanja baju batik. Aku beli 1 batik untukku, 1 daster batik untuk Shasa dan 1 tempat tissue batik untuk ibuku. Sebenarnya sesampainya di rumah ingin langsung tidur, tapi "batik" yang kubeli di Solo itu mengingatkan aku untuk mengetik postingan ini untuk aku publikasikan tanggal 2 Oktober 2009.
Karena berangkatnya saja sudah siang, maka sampai Solo pun sudah sore. Sesampainya di Solo kami tak langsung bisa menuju lokasi, karena kami sama-sama tak tahu tempatnya. Untung saja, setelah sempat bertanya arah, kami sampai juga di rumah sakit tersebut. Namun karena rumah sakit itu berada di 2 lokasi yang berbeda, kami sempat salah masuk. Untungnya kemudian sewaktu kami sampai di rumah sakit yang kami tuju, kami bertemu dengan putra dari teman yang ingin kami bezuk. Sehingga kami tak perlu muter-muter mencari kamarnya.
Kehadiran kami tentu saja mengagetkan teman kami, dia tak menyangka kalau kami sampai menyempatkan diri datang ke Solo untuk membezuk suaminya. Maklum, karena dia datang dari Madiun maka yang datang membezuk ke Solo tentu saja hampir dibilang tak ada (kecuali keluarga sendiri), sementara tetangga-tetangga kamarnya banyak banget yang mengunjungi. Oleh sebab itu, kehadiran kami benar-benar membuatnya terharu dan senang.
Aku masuk ke rumah jam 22.30 WIB, karena sebelum pulang tadi kami sempat mampir untuk belanja. Dan mumpung di Solo, aku dan 2 orang temanku menyempatkan diri belanja baju batik. Aku beli 1 batik untukku, 1 daster batik untuk Shasa dan 1 tempat tissue batik untuk ibuku. Sebenarnya sesampainya di rumah ingin langsung tidur, tapi "batik" yang kubeli di Solo itu mengingatkan aku untuk mengetik postingan ini untuk aku publikasikan tanggal 2 Oktober 2009.

Inilah baju, daster dan tempat tissue batik itu....
Sehubungan dengan pengesahan Batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage) oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009, beberapa Blogger berencana memajang foto dengan baju batik. Lewat postinganku (Batik Indonesia) beberapa saat yang lalu, Mbak Fanda dan Mas Trimatra meninggalkan komentarnya sebagai berikut :
Mbak, gimana kalo kita pas tgl. 2 Okt rame2 posting foto kita pake baju batik? Aku dah janjian ama mbak Elly juga nih.. Boleh foto pas hari itu, ato hari lainnya, tp postingnya barengan, gimana? (Mbak Fanda)
makasih, eniwei...diriku ngarasa dah keduluan ide jadinya, maunya sih ngajakin make batik jugah tgl 2 oktober di postingan.
wookeh..yuk yak yuk, gunakan batik pada saat2 paling bahagia dalam keseharianmu. (Mas Trimatra)
Dirasa belum cukup, mas Trimatra dalam postingannya yang berjudul Ekspress Your Mood Part 2 mengajak rekan-rekan blogger untuk mengenakan baju batik dan diposting bareng pada tanggal 2 Oktober.
Nah, sebagai warga negara yang berbudaya, kayaknya asyik bener tuh ajakan mbak fanda untuk ramai-ramai posting foto narsis di blog dengan busana batik pada tgl 2 oktober nanti. Trimatra, Mas Nurrahmat, Setiawan dirgantara dan beberapa temen lainnya dah siap ikutan.
Mudah2han temen2 mbak reni yang di tag jugah ikutan.
Makanya, sekarang aku sempatkan untuk mempersiapkan postingan plus fotoku yang memakai batik. Foto ini kuambil beberapa hari yang lalu saat di kantor diadakan halal bihalal bersama Walikota Madiun dan jajarannya. Dress code untuk acara itu adalah baju batik. Dan, setelah acara halal bihalal selesai aku meminta teman-teman untuk berfoto bersamaku. Kukatakan pula kepada mereka bahwa foto tersebut akan aku publikasikan di blogku pada tanggal 2 Oktober 2009.
Awalnya permintaanku itu membuat teman-temanku heran, mengapa untuk mempublikasikan foto tersebut aku harus menunggu tanggal 2 Oktober 2009 ? Setelah aku jelaskan alasannya, mereka jadi bersemangat berfoto bersamaku untuk ikut menyemarakkan 'perayaan' terhadap pengakuan dunia atas batik Indonesia. Malah kemudian muncul ide juga dari beberapa temanku untuk mengupload foto mereka yang berbaju batik di Facebook...!! Dan inilah fotoku yang menggunakan baju batik bersama dengan teman-teman kantor.
Awalnya permintaanku itu membuat teman-temanku heran, mengapa untuk mempublikasikan foto tersebut aku harus menunggu tanggal 2 Oktober 2009 ? Setelah aku jelaskan alasannya, mereka jadi bersemangat berfoto bersamaku untuk ikut menyemarakkan 'perayaan' terhadap pengakuan dunia atas batik Indonesia. Malah kemudian muncul ide juga dari beberapa temanku untuk mengupload foto mereka yang berbaju batik di Facebook...!! Dan inilah fotoku yang menggunakan baju batik bersama dengan teman-teman kantor.

Bersama teman-teman sekantor ber-batik ria....
Ayo Indonesia.... tanggal 2 Oktober adalah hari istimewa... pamerkan batik kita kepada dunia sekarang juga...!!






