Sabtu, 23 Mei 2009

Mempertahankan sebuah hubungan

Aku tak tahu harus berbuat apa saat mendengar kisah pilunya. Hanya kata-kata penghiburan dan pelukan sayang yang mampu kuberikan padanya. Namun, itu tak jua mampu mengobati pedih hatinya. Dia salah satu teman baikku, yang kini harus menyerah kalah dan merelakan pasangan hidupnya pergi dan berlari....

Mengapa sebuah hubungan yang diawali dengan cinta tidak selalu berakhir bahagia ? Mengapa sebuah hubungan tidak selalu mampu dijaga sampai akhir massa ? Mengapa harus surut langkah di tengah perjalanan, meskipun diawali dengan semangat yang membara ? Mengapa perasaan sayang dan cinta bisa tergantikan oleh benci ? Mengapa sebegitu mudahnya semua berubah ?

Mungkin masih banyak 'mengapa' yang muncul di benak kita. Masih banyak tanya yang berkecamuk di dada. Masih banyak yang ingin kita cari tahu jawabnya. Masih banyak ketidakpuasan ingin kita sampaikan.

Itulah yang sedang aku pikirkan sekarang. Aku masih ingin mencari tahu jawabnya. Setelah beberapa kali mendengar tentang badai dalam rumah tangga yang membuat salah satu teman baikku memilih untuk melangkah pergi.

Sudah sangat sering dibicarakan tentang tip dan trik dalam menjaga keharmonisan suatu hubungan. Sudah banyak kiat-kiat yang dibagikan agar terbebas dari prahara dalam rumah tangga. Tapi ternyata...., makin hari makin banyak yang ingin membebaskan diri dari prahara rumah tangga dengan cara melangkah pergi !! Meski tetap masih ada yang ingin bertahan meskipun sedang diamuk badai.

Jangan salah.., aku tidak hendak menghakimi. Aku juga tidak hendak menilai siapa-siapa. Karena aku tahu, bagi siapa saja yang berada dalam 'badai' memang sangat tidak mudah. Untuk tetap bertahan tidak mudah, bahkan untuk melangkah pergi pun ternyata tidak mudah. Semua masih butuh pertimbangan yang masak.

Siapa yang menginginkan hidupnya terlanda badai prahara ? Aku yakin tidak ada. Namun siapa mampu mengelak saat badai datang memporak-porandakan kehidupan kita ? Maka apabila saat itu datang, untuk penguat siapa saja yang sedang dalam badai, di bawah ini aku tuliskan beberapa lirik lagu. Semoga potongan lirik lagu ini bisa menjadi penyemangat dan sebagai bahan renungan.... sebelum mengambil suatu keputusan.

".... cerita dua manusia diterjang prahara, mencoba upaya
Mungkin dulu kita tergesa menyatukan langkah
Tak sadar rasa berbeda dalam tentukan arah

Harapku, jangan dulu berpisah
Kenanglah saat cinta merekah
Pintaku jangan dulu menyerah
Sebelum sesal nanti terlambat sudah
Bisik nurani"

(Prahara ~ KLa Project)

"...Sekejap badai datang mengoyak kedamaian
Segala musnah lalu gerimis langitpun
menangis.

Kekasih andai saja kau mengerti
Harusnya kita mampu lewati itu semua
Dan bukan menyerah untuk berpisah

Kekasih andai saja kau sadari
Semua hanya satu ujian 'tuk cinta kita
dan bukan alasan untuk berpisah."
(Gerimis ~ KLa Project)

Sahabat.., seperti yang aku ceritakan kemarin, bahwa aku sedang terseret kenangan masa lalu. Jadi, harap maklum kalau lirik lagu yang aku tulis di sini masih lagu-lagu dari KLa Project. Tapi intinya.., aku hanya ingin pada saat terkena badai, potongan lirik lagu di atas bisa juga membantu untuk mengingatkan kita. Itu saja maksudku...

Mempertahankan sebuah hubungan

Aku tak tahu harus berbuat apa saat mendengar kisah pilunya. Hanya kata-kata penghiburan dan pelukan sayang yang mampu kuberikan padanya. Namun, itu tak jua mampu mengobati pedih hatinya. Dia salah satu teman baikku, yang kini harus menyerah kalah dan merelakan pasangan hidupnya pergi dan berlari....

Mengapa sebuah hubungan yang diawali dengan cinta tidak selalu berakhir bahagia ? Mengapa sebuah hubungan tidak selalu mampu dijaga sampai akhir massa ? Mengapa harus surut langkah di tengah perjalanan, meskipun diawali dengan semangat yang membara ? Mengapa perasaan sayang dan cinta bisa tergantikan oleh benci ? Mengapa sebegitu mudahnya semua berubah ?

Mungkin masih banyak 'mengapa' yang muncul di benak kita. Masih banyak tanya yang berkecamuk di dada. Masih banyak yang ingin kita cari tahu jawabnya. Masih banyak ketidakpuasan ingin kita sampaikan.

Itulah yang sedang aku pikirkan sekarang. Aku masih ingin mencari tahu jawabnya. Setelah beberapa kali mendengar tentang badai dalam rumah tangga yang membuat salah satu teman baikku memilih untuk melangkah pergi.

Sudah sangat sering dibicarakan tentang tip dan trik dalam menjaga keharmonisan suatu hubungan. Sudah banyak kiat-kiat yang dibagikan agar terbebas dari prahara dalam rumah tangga. Tapi ternyata...., makin hari makin banyak yang ingin membebaskan diri dari prahara rumah tangga dengan cara melangkah pergi !! Meski tetap masih ada yang ingin bertahan meskipun sedang diamuk badai.

Jangan salah.., aku tidak hendak menghakimi. Aku juga tidak hendak menilai siapa-siapa. Karena aku tahu, bagi siapa saja yang berada dalam 'badai' memang sangat tidak mudah. Untuk tetap bertahan tidak mudah, bahkan untuk melangkah pergi pun ternyata tidak mudah. Semua masih butuh pertimbangan yang masak.

Siapa yang menginginkan hidupnya terlanda badai prahara ? Aku yakin tidak ada. Namun siapa mampu mengelak saat badai datang memporak-porandakan kehidupan kita ? Maka apabila saat itu datang, untuk penguat siapa saja yang sedang dalam badai, di bawah ini aku tuliskan beberapa lirik lagu. Semoga potongan lirik lagu ini bisa menjadi penyemangat dan sebagai bahan renungan.... sebelum mengambil suatu keputusan.

".... cerita dua manusia diterjang prahara, mencoba upaya
Mungkin dulu kita tergesa menyatukan langkah
Tak sadar rasa berbeda dalam tentukan arah

Harapku, jangan dulu berpisah
Kenanglah saat cinta merekah
Pintaku jangan dulu menyerah
Sebelum sesal nanti terlambat sudah
Bisik nurani"

(Prahara ~ KLa Project)

"...Sekejap badai datang mengoyak kedamaian
Segala musnah lalu gerimis langitpun
menangis.

Kekasih andai saja kau mengerti
Harusnya kita mampu lewati itu semua
Dan bukan menyerah untuk berpisah

Kekasih andai saja kau sadari
Semua hanya satu ujian 'tuk cinta kita
dan bukan alasan untuk berpisah."
(Gerimis ~ KLa Project)

Sahabat.., seperti yang aku ceritakan kemarin, bahwa aku sedang terseret kenangan masa lalu. Jadi, harap maklum kalau lirik lagu yang aku tulis di sini masih lagu-lagu dari KLa Project. Tapi intinya.., aku hanya ingin pada saat terkena badai, potongan lirik lagu di atas bisa juga membantu untuk mengingatkan kita. Itu saja maksudku...

Jumat, 22 Mei 2009

Hadirnya kenangan lama

Dua hari ini aku sedang dalam suasana kembali kepada kenangan lama yang indah. Hehehe.. yang lain tidak boleh merasa iri ya ? Terus terang aku menikmati saat-saat ini. Saat-saat aku terlempar ke masa beberapa tahun yang lalu, yang penuh dengan kenangan indah.

Sebenarnya semua ini terjadi karena "pertemuan" yang tidak terduga dengan kenangan masa lalu. Setelah sekian lama tidak bertemu.., ternyata rasa rindu itu tak mampu lagi aku tahan. Wah, pokoknya aku seneng banget. Mungkin kalau digambarkan perasaanku saat ini, seperti potongan syair lagu di bawah ini :


"Ketika kembali aku jumpa dirimu
Hati rasa tak tentu terpesona senyummu itu
Kian berdegup jantung isyaratkan rindu
Sekian lama tak bertemu, membiru cintaku..."
Mungkin banyak yang bertanya-tanya, itu syair lagu siapa. Agar semua tidak bingung, aku jelaskan saja itu syair lagunya KLa Project yang berjudul : Rentang Asmara. Mengapa aku memilih syair itu ? Karena eh karena.... (halah.., kok malah nyanyi dangdut) kenangan masa lalu yang aku bicarakan tadi adalah KLa Project !!

Masih bingung ? Oke.. oke... aku ceritakan dari awal ya ? Jadi begini, selama 2 hari berturut-turut (Kamis dan Jumat), KLa hadir di Indosiar. Aku adalah penggemar berat KLa Project !! Dan, kebetulan aku menonton acara itu !! Setelah sekian lama tidak melihat KLa tampil (yang terakhir waktu konser "5enses" di Jakarta tahun 2006 yang lalu), akhirnya aku bisa melihat KLa hadir lagi.

Kehadiran kembali KLa membuat senang hatiku. Apalagi ternyata KLa hadir lagi dalam formasi lama yaitu Katon, Lilo dan Adi. Dan, untuk kembalinya mereka ke blantika musik Indonesia dan kembalinya Lilo dalam KLa, maka mereka mengusung nama KLa Returns. Dalam acara di Indosiar itu, mereka menyanyikan lagu-lagu lama mereka, ditambah dengan 2 lagu baru yaitu Someday dan Tak Ingin Hatiku Beralih.

Mengapa aku suka dengan KLa ? Rasanya aku punya beberapa jawaban, diantaranya adalah :
  • Sebagai grup musik inovatif, KLa tak lepas dari suguhan lirik dan untaian kata-kata puitis yang sarat dengan makna.
  • Lirik lagu KLa di telingaku terdengar biasa pada awalnya, tapi makin lama makin enak didengar dan malah kemudian sulit aku lepaskan dari ingatan.
  • Warna musik KLa membuat sebuah lagu menjadi semakin enak untuk dicerna.
  • Anggota kelompok ini termasuk solid dan sudah berteman sejak lama, meskipun Lilo sempat keluar tapi akhirnya mereka kembali bersatu lagi.
  • Masing-masing anggota KLa selama ini sepi dari gosip. Mereka dibicarakan karena musiknya bukan karena gosipnya.

Ada 2 special moment dalam hidupku yang ada kaitannya dengan KLa. Yang pertama, saat aku KKN di Purworejo. Saat aku berangkat KKN, kekasihku : mas Judhanto (yang kini telah berubah status jadi suamiku hehehe) 'membekali' aku dengan sebuah kaset. Ternyata kaset itu berisi rekaman 3 buah lagu KLa yang saat itu jadi favorit kami yaitu : Tak Bisa Ke Lain Hati, Tentang Kita, Belahan Jiwa. Jadi, kaset C-60 itu hanya diisi 3 lagu itu, di side A dan side B !! Pokoknya, sampai kenyang banget dengerin KLa nyanyiin 3 lagu itu terus menerus selama hampir 1 jam !!

Sayangnya di lokasi KKN belum ada listrik, jadi untuk mendengarkan kaset itu aku harus modal baterai. Awalnya saat aku memutar lagu itu, teman-2 KKN ku ikutan nyanyi juga. Tapi lama-lama mereka merasa ada keanehan karena ternyata lagu yang dari tadi mereka nyanyikan cuma berulang-ulang di 3 buah lagu itu saja hahaha...

Yang kedua, saat aku sudah kerja di Madiun. Suatu hari, masih tetap dengan kekasihku : Mas Judhanto (aku tipe setia euy...), kami berangkat ke Yogyakarta dengan tujuan : nonton konser KLa. Kami menginap di rumah eyangnya Mas Judhanto. Akhirnya pertama kali dalam sejarah hidupku aku nonton konser musik secara langsung di tempat konser diadakan. Saat itu konser diselenggarakan di Stadion Mandala Krida, kalau tidak salah tahun 1996.

Wah, sampai kapan pun aku tak akan lupa kejadian itu. Betapa semangatnya aku (dan Mas Judhanto tentu saja) ikutan Katon dan Lilo menyanyi dari awal konser sampai akhir. Wah, pokoknya happy deh !! Ternyata..., memang histeria itu bisa dirasakan siapa saja yang emosinya sedang sangat meluap !! Nyatanya, aku yang sangat excited jadi bisa begitu bersemangat, berteriak dan bernyanyi sepanjang konser berlangsung. Dan.., pulang nonton konser kami kehujanan !! Wis.. pokoknya acara nonton konser itu tak akan aku lupakan deh selamanya hehehe.

Sekarang KLa telah kembali dalam nama KLa Returns. Semoga kehadiran KLa bisa mengobati rindu para Klanese di tanah air. Menikmati KLa adalah laksana menikmati sebuah keteduhan, cinta dengan saling menggenggam tangan. Ternyata setelah sekian lama, meski sempat "hilang" dari blantika musik Indonesia, aku tetap pecinta KLa. Aku tetap tak bisa ke lain hati.....

"Bulan merah jambu, luruh di kotamu
Ku ayun sendiri langkah-langkah sepi
Menikmati angin menabuh daun-daun
Mencari gambaranmu di waktu lalu

Sisi ruang batinku hampa rindukan pagi
Tercipta nelangsa merenggut sukma
Terwujud keinginan yang tak pernah terwujud
Aku tak bisa pindah, pindah ke lain hati

Begitu lelah sudah, ku harus menepi
Biduk tlah ditambatkan berlabuh di pantaimu..."
Jadi untuk sementara ini, biarkan aku menikmati indahnya kenangan lamaku yang kini sedang hadir menyeruak dalam hari-hariku. Beri aku sedikit waktu untuk menikmatinya.......

Hadirnya kenangan lama

Dua hari ini aku sedang dalam suasana kembali kepada kenangan lama yang indah. Hehehe.. yang lain tidak boleh merasa iri ya ? Terus terang aku menikmati saat-saat ini. Saat-saat aku terlempar ke masa beberapa tahun yang lalu, yang penuh dengan kenangan indah.

Sebenarnya semua ini terjadi karena "pertemuan" yang tidak terduga dengan kenangan masa lalu. Setelah sekian lama tidak bertemu.., ternyata rasa rindu itu tak mampu lagi aku tahan. Wah, pokoknya aku seneng banget. Mungkin kalau digambarkan perasaanku saat ini, seperti potongan syair lagu di bawah ini :


"Ketika kembali aku jumpa dirimu
Hati rasa tak tentu terpesona senyummu itu
Kian berdegup jantung isyaratkan rindu
Sekian lama tak bertemu, membiru cintaku..."
Mungkin banyak yang bertanya-tanya, itu syair lagu siapa. Agar semua tidak bingung, aku jelaskan saja itu syair lagunya KLa Project yang berjudul : Rentang Asmara. Mengapa aku memilih syair itu ? Karena eh karena.... (halah.., kok malah nyanyi dangdut) kenangan masa lalu yang aku bicarakan tadi adalah KLa Project !!

Masih bingung ? Oke.. oke... aku ceritakan dari awal ya ? Jadi begini, selama 2 hari berturut-turut (Kamis dan Jumat), KLa hadir di Indosiar. Aku adalah penggemar berat KLa Project !! Dan, kebetulan aku menonton acara itu !! Setelah sekian lama tidak melihat KLa tampil (yang terakhir waktu konser "5enses" di Jakarta tahun 2006 yang lalu), akhirnya aku bisa melihat KLa hadir lagi.

Kehadiran kembali KLa membuat senang hatiku. Apalagi ternyata KLa hadir lagi dalam formasi lama yaitu Katon, Lilo dan Adi. Dan, untuk kembalinya mereka ke blantika musik Indonesia dan kembalinya Lilo dalam KLa, maka mereka mengusung nama KLa Returns. Dalam acara di Indosiar itu, mereka menyanyikan lagu-lagu lama mereka, ditambah dengan 2 lagu baru yaitu Someday dan Tak Ingin Hatiku Beralih.

Mengapa aku suka dengan KLa ? Rasanya aku punya beberapa jawaban, diantaranya adalah :
  • Sebagai grup musik inovatif, KLa tak lepas dari suguhan lirik dan untaian kata-kata puitis yang sarat dengan makna.
  • Lirik lagu KLa di telingaku terdengar biasa pada awalnya, tapi makin lama makin enak didengar dan malah kemudian sulit aku lepaskan dari ingatan.
  • Warna musik KLa membuat sebuah lagu menjadi semakin enak untuk dicerna.
  • Anggota kelompok ini termasuk solid dan sudah berteman sejak lama, meskipun Lilo sempat keluar tapi akhirnya mereka kembali bersatu lagi.
  • Masing-masing anggota KLa selama ini sepi dari gosip. Mereka dibicarakan karena musiknya bukan karena gosipnya.

Ada 2 special moment dalam hidupku yang ada kaitannya dengan KLa. Yang pertama, saat aku KKN di Purworejo. Saat aku berangkat KKN, kekasihku : mas Judhanto (yang kini telah berubah status jadi suamiku hehehe) 'membekali' aku dengan sebuah kaset. Ternyata kaset itu berisi rekaman 3 buah lagu KLa yang saat itu jadi favorit kami yaitu : Tak Bisa Ke Lain Hati, Tentang Kita, Belahan Jiwa. Jadi, kaset C-60 itu hanya diisi 3 lagu itu, di side A dan side B !! Pokoknya, sampai kenyang banget dengerin KLa nyanyiin 3 lagu itu terus menerus selama hampir 1 jam !!

Sayangnya di lokasi KKN belum ada listrik, jadi untuk mendengarkan kaset itu aku harus modal baterai. Awalnya saat aku memutar lagu itu, teman-2 KKN ku ikutan nyanyi juga. Tapi lama-lama mereka merasa ada keanehan karena ternyata lagu yang dari tadi mereka nyanyikan cuma berulang-ulang di 3 buah lagu itu saja hahaha...

Yang kedua, saat aku sudah kerja di Madiun. Suatu hari, masih tetap dengan kekasihku : Mas Judhanto (aku tipe setia euy...), kami berangkat ke Yogyakarta dengan tujuan : nonton konser KLa. Kami menginap di rumah eyangnya Mas Judhanto. Akhirnya pertama kali dalam sejarah hidupku aku nonton konser musik secara langsung di tempat konser diadakan. Saat itu konser diselenggarakan di Stadion Mandala Krida, kalau tidak salah tahun 1996.

Wah, sampai kapan pun aku tak akan lupa kejadian itu. Betapa semangatnya aku (dan Mas Judhanto tentu saja) ikutan Katon dan Lilo menyanyi dari awal konser sampai akhir. Wah, pokoknya happy deh !! Ternyata..., memang histeria itu bisa dirasakan siapa saja yang emosinya sedang sangat meluap !! Nyatanya, aku yang sangat excited jadi bisa begitu bersemangat, berteriak dan bernyanyi sepanjang konser berlangsung. Dan.., pulang nonton konser kami kehujanan !! Wis.. pokoknya acara nonton konser itu tak akan aku lupakan deh selamanya hehehe.

Sekarang KLa telah kembali dalam nama KLa Returns. Semoga kehadiran KLa bisa mengobati rindu para Klanese di tanah air. Menikmati KLa adalah laksana menikmati sebuah keteduhan, cinta dengan saling menggenggam tangan. Ternyata setelah sekian lama, meski sempat "hilang" dari blantika musik Indonesia, aku tetap pecinta KLa. Aku tetap tak bisa ke lain hati.....

"Bulan merah jambu, luruh di kotamu
Ku ayun sendiri langkah-langkah sepi
Menikmati angin menabuh daun-daun
Mencari gambaranmu di waktu lalu

Sisi ruang batinku hampa rindukan pagi
Tercipta nelangsa merenggut sukma
Terwujud keinginan yang tak pernah terwujud
Aku tak bisa pindah, pindah ke lain hati

Begitu lelah sudah, ku harus menepi
Biduk tlah ditambatkan berlabuh di pantaimu..."
Jadi untuk sementara ini, biarkan aku menikmati indahnya kenangan lamaku yang kini sedang hadir menyeruak dalam hari-hariku. Beri aku sedikit waktu untuk menikmatinya.......

Kamis, 21 Mei 2009

Undangan yang membanggakan

Suatu hari aku mendapatkan undangan yang berbeda dari undangan-undangan yang selama ini aku terima. Undangan dari mbak Fanda ini sangat 'unik'. Ternyata, dalam rangka menyambut postingan ke seratus Blog Baca Buku Fanda, aku diberi kehormatan untuk menuliskan satu artikel yang akan dipublikasikan dalam blognya. Wah…, tentu saja aku merasa tersanjung sekali mendapatkan kehormatan itu.


".... Anyway, sebagai rasa terima kasihku dan untuk memberi nuansa yang lain pada event posting ke-100 ini, aku mengundang dan memberi kesempatan kepada beberapa blogger untuk menjadi guest writer/penulis tamu di blog Baca Buku Fanda ini. Guest Writer ini akan memberi nuansa berbeda bagi para pembaca blog-ku, dan moga-moga juga membawa pembaca-pembaca baru ke blog si guest writer.

Mereka yang terpilih adalah:

Mbak Reni – yang menurutku tulisannya selalu membumi (maksudnya??) dan apa adanya terhadap semua hal di sekitar hidup dan dirinya. ..... "

Selain aku, masih ada 4 orang blogger lainnya yang diundang untuk menyumbangkan tulisannya untuk blog Baca Buku Fanda. Undangan dan penawaran itu aku terima dengan senang hati, tapi terus terang saja aku bingung kira-kira aku akan bicara tentang apa. Ternyata, menulis untuk orang lain tak semudah yang aku bayangkan saudara-saudara…. Hehehe…

Setelah berpikir lama, akhirnya aku memantapkan hati untuk bercerita tentang buku. Alasannya ? Tentu saja sesuai dengan nama blognya mbak Fanda. Selain itu semua juga sudah tahu bahwa si empunya blog adalah pecinta buku. Oleh karena itu, di momen yang special ini aku ingin menghadiahkan tulisan tentang sesuatu hal yang disukainya, yaitu buku !

Tapi…, aku bingung juga mau cerita tentang buku apa? Buku-buku koleksiku aku buka-buka lagi untuk mencari tema yang menarik. Setelah sekian lama bingung milih buku, akhirnya aku ketemu juga tema yang menarik. Tentang penulis buku favoritku, yaitu Torey Hayden. Dia penulis yang special di mataku, karena apa yang dia tulis adalah kisah nyata dari pengalamannya membantu ‘anak-anak yang bermasalah’. Ketulusan dan cintanya pada anak-anak yang tidak beruntung itulah yang membuatku jatuh hati padanya.

Kalau teman-teman ingin tahu ceritaku tentang Torey Hayden, datang aja ke blognya mbak Fanda ya? Oh ya.., sebagai ‘hadiah’ bagi kami yang telah rela menyumbangkan tulisan untuk blognya, mbak Fanda memberikan hadiah berupa award seperti ini :

Terimakasih untuk mbak Fanda atas awardnya ini. Kebetulan aku belum punya nih award ini. Sekali lagi makasih ya... Dan atas ijin mbak Fanda, aku akan memberikan award ini kembali kepada para sahabat yang selama ini banyak memberikan support padaku, yaitu : mbak kuyus, marcellino agatha, Bang Budiawan, dan tentu saja yang tak boleh ketinggalan adalah Shasa imutz.

Selain itu aku juga mendapat undangan lain yang juga membuatku bangga. Undangan untuk mengambil award. Nah, undangan simpatik begini tak layak utnuk ditolak kan ? Undangan yang pertama dari mas Agus, yang dituliskannya dalam shoutmix-ku.


• SAHABAT PENA DARI JAWA : anda dapat award tuh ambil ya sob.... (2009-05-17 12:20 AM)
Ternyata..., award yang diberikan padaku ini adalah hasil karya mas Agus Fauzy sendiri lho. Terima kasih banyak untuk mas Agus Fauzy yang sudah memberiku award yang cantik ini. Dan award dari Mas Agus ini akan aku bagikan kepada : mbak Fanda, mbak Fanny, Jeng Sri, Bang Eri, mas Yudie, Kang Dwi dan Shasa Imutz. Inilah award yang aku bagi-bagikan itu :

Undangan menerima award yang lebih lama lagi adalah dari Mbak Echi, Mas Awal Sholeh dan Kang Dwi. Sebenarnya aku sudah pernah menerima award ini dari sahabat yang lain, tapi aku tetap menerimanya dengan senang hati. Untuk mbak Echi, Mas Awal Sholeh dan Kang Dwi..., terimakasih banyak untuk award yang telah dibagikan padaku.

Award cantik dari mbak Echi ini akan aku bagikan juga kepada beberapa sahabat. Mereka adalah : mbak Irmasenjaque,
mbak Dwinacute, mbak Penny, mbak Elly dan mbak Sinta.

Award dari
mas Awal Sholeh ini aku bagikan lagi kepada : Itik Bali, mbak Echi, mas Ari,dan Buwel.


Nah award yang terakhir ini aku peroleh dari
Kang Dwi. Selanjutnya award ini aku bagikan lagi kepada mas Yanuar, mas Awal Sholeh, Trimatra, Anak Nelayan dan mas Agus Fauzy.

Oke..., selesai sudah aku bagi-bagi award. Semoga semua award diterima dengan senang hati ya ? Sampai jumpa lagi...

*gambar diambil dari http://www.avdistrict.org/library/authorhayden.html *