Senin, 23 Maret 2009

Berbagi bahagia dan Award

Untuk semua yang udah bela-belain mampir di sini, aku mohon maaf yang sebesar-besarnya. Maaf kalo akhir-akhir ini postinganku cuma tentang award. Bukan bermaksud menyombongkan diri. Bukan pula bermaksud untuk pamer... Tapi, ini adalah bentuk penghargaanku dan terima kasihku pada sobat-sobat blogger yang telah ikhlas berbagi kebahagiaan denganku.

Berbagi rasa bahagia sebenarnya adalah hal yang sederhana. Tapi tak semua orang bisa melakukannya. Rasanya, lebih mudah untuk berbagi derita. Betapa seringnya kita mendengar orang mengeluh. Betapa mudahnya orang mengadu akan nasib buruknya. Tapi.., untuk berbagi bahagia apalagi "rejeki" dengan orang lain..., ternyata tak semudah itu.

Award yang sedang simpang siur di dunia blogsphere ini memang bisa dipandang secara beragam. Ada yang menganggapnya hanya berupa "hadiah" berantai yang tak terlalu istimewa. Ada yang menganggapnya sebagai suatu pengakuan akan keberadaan seorang blogger. Atau mungkin ada yang berpendapat lain. Apapun pendapatnya, menurutku sih sah-sah saja. Tapi, kalau menurutku pribadi..., aku sangat senang menerima award-award itu. Sungguh.. !!

Bagiku, award ini semacam hadiah. Award dimataku adalah bentuk perhatian dari sobat blogger lainnya. Mendapat perhatian tentu saja menyenangkan, bukan ?? Apalagi..., di antara sekian banyak blogger yang ada di dunia maya ini, aku terpilih untuk menerima salah satu bentuk perhatian dari sobat blogger lainnya. Terlebih lagi.., selama ini aku belum pernah ketemu langsung dengan salah satu dari mereka. Jadi, dengan adanya award ini, yang kurasakan adalah "kedekatan" yang kian terasa erat. Hmm..., bagiku hal itu indah sekali (jangan bilang aku lebay yach ?? Hehehe).

Apalagi, bila ada seorang sobat blogger menerima award dan kemudian melemparkannya padaku..., aku merasa tersanjung sekali. Kenapa begitu ?? Karena, di saat sobat blogger itu bahagia karena mendapat award, dia masih ingat untuk berbagi kebahagiaan itu denganku. Hebat bukan ?? Soalnya, bagi si penerima award sah-sah saja apabila dia tidak ingin melemparkan lagi award itu pada sobat blogger yang lain bukan ?? Tidak ada keharusan yang mengharuskan seorang penerima award untuk meneruskannya pada orang lain, kok.

Tapi kawan..., itu semua dari sudut pandangku. Tentu saja ada yang tidak sependapat denganku. It's OK. Memang manusia diciptakan berbeda-beda. Tapi perbedaan tidak harus menyebabkan perpecahan, bukan ?? Justru perbedaan yang ada akan makin melengkapi kita sebagai manusia, satu sama lain.

Kembali ke award kawan..., kali ini aku kembali merasa bangga dan bahagia karena mbak Dhe telah berbagi awardnya denganku. Mbak Dhe meneruskan tongkat estafet menerima 4 buah award yang diterimanya kepadaku. Tentu saja aku sangat senang menerimanya. Bukan hanya 1 award, tapi sekaligus 4 buah award !! Sampai kerepotan aku membawanya ....

Tapi..., salah satu awardnya (friendly blogger award 2009) juga baru saja aku peroleh dari mbak Kuyus. Sementara ketiga award lainnya dari mbak Dhe adalah seperti di bawah ini :


Karena aku merasa bahagia setiap menerima award dari sobat-sobat blogger lainnya, makanya sekarang aku juga ingin berbagi bahagia ini dengan sobat blogger lainnya. Kali ini yang mendapatkan award ini dariku adalah :

  1. Kuyus is cute : sekarang ganti aku yang memberikan 3 award sekaligus untuk mbak Kuyus !! Thanks ya untuk semua kebaikan hati selama ini. It's very nice to know you.
  2. Mila Said : makasih untuk dukungannya selama ini. Semoga award ini bisa membangkitkan semangat untuk ngeblog lagi...
  3. Mbak Wendy : yang slama ini sangat hangat dan bersahabat. Akan sangat sepi tanpa 'kehadiran' mbak Wendy...
  4. Zener : yang menjadi favorit sesama blogger lainnya.
  5. Budiawan hutasoit : yang telah banyak memberikan dukungan moril untuk selalu semangat ngeblog.
  6. Bias Embun Pagi : yang selalu menentramkan hati
  7. Marcellino Agatha : yang telah membantu dan memberikan masukan yang bermanfaat
  8. Erik : yang telah rajin mengunjungi rumah mayaku ini.
  9. Amalia Hazen : yang telah banyak mengajak untuk lebih bijak memandang hidup ini
  10. Shasa imutz : yang telah semangat belajar nulis lewat media blog. Semoga award ini makin menguatkan semangat untuk belajar nulis ya....
Oke..., untuk sementara itulah kebahagiaan yang bisa aku bagikan pada sobat-sobat blogger lainnya. Semoga aja dapat diterima dengan kebahagiaan juga. Melalui award ini, semoga makin terjalin keakraban dan kedekatan antara kita. Terima kasih telah berbagi denganku selama ini... Salam persahabatan.

Sepertinya aku harus mulai menyediakan tempat khusus nih untuk award yang sudah kuterima. Ada saran untukku ??

Berbagi bahagia dan Award

Untuk semua yang udah bela-belain mampir di sini, aku mohon maaf yang sebesar-besarnya. Maaf kalo akhir-akhir ini postinganku cuma tentang award. Bukan bermaksud menyombongkan diri. Bukan pula bermaksud untuk pamer... Tapi, ini adalah bentuk penghargaanku dan terima kasihku pada sobat-sobat blogger yang telah ikhlas berbagi kebahagiaan denganku.

Berbagi rasa bahagia sebenarnya adalah hal yang sederhana. Tapi tak semua orang bisa melakukannya. Rasanya, lebih mudah untuk berbagi derita. Betapa seringnya kita mendengar orang mengeluh. Betapa mudahnya orang mengadu akan nasib buruknya. Tapi.., untuk berbagi bahagia apalagi "rejeki" dengan orang lain..., ternyata tak semudah itu.

Award yang sedang simpang siur di dunia blogsphere ini memang bisa dipandang secara beragam. Ada yang menganggapnya hanya berupa "hadiah" berantai yang tak terlalu istimewa. Ada yang menganggapnya sebagai suatu pengakuan akan keberadaan seorang blogger. Atau mungkin ada yang berpendapat lain. Apapun pendapatnya, menurutku sih sah-sah saja. Tapi, kalau menurutku pribadi..., aku sangat senang menerima award-award itu. Sungguh.. !!

Bagiku, award ini semacam hadiah. Award dimataku adalah bentuk perhatian dari sobat blogger lainnya. Mendapat perhatian tentu saja menyenangkan, bukan ?? Apalagi..., di antara sekian banyak blogger yang ada di dunia maya ini, aku terpilih untuk menerima salah satu bentuk perhatian dari sobat blogger lainnya. Terlebih lagi.., selama ini aku belum pernah ketemu langsung dengan salah satu dari mereka. Jadi, dengan adanya award ini, yang kurasakan adalah "kedekatan" yang kian terasa erat. Hmm..., bagiku hal itu indah sekali (jangan bilang aku lebay yach ?? Hehehe).

Apalagi, bila ada seorang sobat blogger menerima award dan kemudian melemparkannya padaku..., aku merasa tersanjung sekali. Kenapa begitu ?? Karena, di saat sobat blogger itu bahagia karena mendapat award, dia masih ingat untuk berbagi kebahagiaan itu denganku. Hebat bukan ?? Soalnya, bagi si penerima award sah-sah saja apabila dia tidak ingin melemparkan lagi award itu pada sobat blogger yang lain bukan ?? Tidak ada keharusan yang mengharuskan seorang penerima award untuk meneruskannya pada orang lain, kok.

Tapi kawan..., itu semua dari sudut pandangku. Tentu saja ada yang tidak sependapat denganku. It's OK. Memang manusia diciptakan berbeda-beda. Tapi perbedaan tidak harus menyebabkan perpecahan, bukan ?? Justru perbedaan yang ada akan makin melengkapi kita sebagai manusia, satu sama lain.

Kembali ke award kawan..., kali ini aku kembali merasa bangga dan bahagia karena mbak Dhe telah berbagi awardnya denganku. Mbak Dhe meneruskan tongkat estafet menerima 4 buah award yang diterimanya kepadaku. Tentu saja aku sangat senang menerimanya. Bukan hanya 1 award, tapi sekaligus 4 buah award !! Sampai kerepotan aku membawanya ....

Tapi..., salah satu awardnya (friendly blogger award 2009) juga baru saja aku peroleh dari mbak Kuyus. Sementara ketiga award lainnya dari mbak Dhe adalah seperti di bawah ini :


Karena aku merasa bahagia setiap menerima award dari sobat-sobat blogger lainnya, makanya sekarang aku juga ingin berbagi bahagia ini dengan sobat blogger lainnya. Kali ini yang mendapatkan award ini dariku adalah :

  1. Kuyus is cute : sekarang ganti aku yang memberikan 3 award sekaligus untuk mbak Kuyus !! Thanks ya untuk semua kebaikan hati selama ini. It's very nice to know you.
  2. Mila Said : makasih untuk dukungannya selama ini. Semoga award ini bisa membangkitkan semangat untuk ngeblog lagi...
  3. Mbak Wendy : yang slama ini sangat hangat dan bersahabat. Akan sangat sepi tanpa 'kehadiran' mbak Wendy...
  4. Zener : yang menjadi favorit sesama blogger lainnya.
  5. Budiawan hutasoit : yang telah banyak memberikan dukungan moril untuk selalu semangat ngeblog.
  6. Bias Embun Pagi : yang selalu menentramkan hati
  7. Marcellino Agatha : yang telah membantu dan memberikan masukan yang bermanfaat
  8. Erik : yang telah rajin mengunjungi rumah mayaku ini.
  9. Amalia Hazen : yang telah banyak mengajak untuk lebih bijak memandang hidup ini
  10. Shasa imutz : yang telah semangat belajar nulis lewat media blog. Semoga award ini makin menguatkan semangat untuk belajar nulis ya....
Oke..., untuk sementara itulah kebahagiaan yang bisa aku bagikan pada sobat-sobat blogger lainnya. Semoga aja dapat diterima dengan kebahagiaan juga. Melalui award ini, semoga makin terjalin keakraban dan kedekatan antara kita. Terima kasih telah berbagi denganku selama ini... Salam persahabatan.

Sepertinya aku harus mulai menyediakan tempat khusus nih untuk award yang sudah kuterima. Ada saran untukku ??

Award kelima

Bulan ini emang bulan award di jagad blogsphere.... Lalu lintas award yang hilir mudik sungguh-sungguh padat. Untung aja gak sampai macet. Mungkin kalo tuh award bisa protes, pasti dia udah teriak-teriak karena dilempar kesana kemari. Tapi ternyata asyik juga nih acara lempar-lemparan award kayak gini hehehe.

Bayangkan aja, dalam 1 bulan, aku terima 5 buah award secara berturut-turut. Gak bisa menolak dan gak bisa mengelak. Lemparan award yang bertubi-tubi mengenaiku berhasil membuatku kalang kabut menerimanya. Iyalah..., takutnya kalau tak langsung diterima ntar jatuh di jalan dan rusak lagi.

Ceritanya, kemarin malam waktu pulang ke rumah dan nengok ke blog aku dapat kejutan menyenangkan. Aku dapat award (lagi) dari Mbak Kuyus (lagiiii...!!). Hmmm..., seneng sih tentu saja. Cuma..., syaratnya untuk ambil award ini agak berat nih menurutku.

Caranya:
  1. Ambil foto terbaru kamu, lebih baik sekarang juga di foto khusus untuk ngambil award ini
  2. Jangan ganti baju, jangan rapikan rambut, pakaian dan yang lainnya pokoknya langsung foto
  3. Posting fotonya gak pake di edit segala macem
  4. Posting juga instruksinya, bareng sama postingan foto
  5. Tag 10 orang buat ngelakuin hal yang sama seperti ini...


Duh..., kenapa musti posting foto ya ?? Apalagi foto yang gak boleh diedit. Aduh...!! Mikir bolak-balik deh. La posting foto yang diedit aja mikirnya 1000x, apalagi ini posting foto yang gak boleh diedit. La bisa mikir 2000x aku....

But, untuk menghargai mbak Kuyus yang telah memilihku untuk menerima award ini so aku akan jalani syaratnya deh. Aku minta bantuin Shasa untuk ambil fotoku. Hasilnya ???? Yah... seperti ini. Dan..., dilarang komen apapun untuk foto ini *maksa mode on*



Nah, sekarang yang harus siap-siap menerima lemparan award ini selanjutnya dari aku adalah :
  1. Bunda Medani
  2. Piter
  3. Eri-communicator
  4. Panca
  5. Nurul farid
  6. Mommy Adit
  7. Seni Perangko
  8. Memoar sang guru
  9. Mbak Loly
  10. Shasa imutz
Nah..., selesai sudah tugasku. Semoga yang kebagian lemparan award dariku ini dapat menerima dengan senang hati. Semoga melalui award ini pertemanan yang dijalin di dunia maya ini makin erat ya.... Selamat semuanya !!

Award kelima

Bulan ini emang bulan award di jagad blogsphere.... Lalu lintas award yang hilir mudik sungguh-sungguh padat. Untung aja gak sampai macet. Mungkin kalo tuh award bisa protes, pasti dia udah teriak-teriak karena dilempar kesana kemari. Tapi ternyata asyik juga nih acara lempar-lemparan award kayak gini hehehe.

Bayangkan aja, dalam 1 bulan, aku terima 5 buah award secara berturut-turut. Gak bisa menolak dan gak bisa mengelak. Lemparan award yang bertubi-tubi mengenaiku berhasil membuatku kalang kabut menerimanya. Iyalah..., takutnya kalau tak langsung diterima ntar jatuh di jalan dan rusak lagi.

Ceritanya, kemarin malam waktu pulang ke rumah dan nengok ke blog aku dapat kejutan menyenangkan. Aku dapat award (lagi) dari Mbak Kuyus (lagiiii...!!). Hmmm..., seneng sih tentu saja. Cuma..., syaratnya untuk ambil award ini agak berat nih menurutku.

Caranya:
  1. Ambil foto terbaru kamu, lebih baik sekarang juga di foto khusus untuk ngambil award ini
  2. Jangan ganti baju, jangan rapikan rambut, pakaian dan yang lainnya pokoknya langsung foto
  3. Posting fotonya gak pake di edit segala macem
  4. Posting juga instruksinya, bareng sama postingan foto
  5. Tag 10 orang buat ngelakuin hal yang sama seperti ini...


Duh..., kenapa musti posting foto ya ?? Apalagi foto yang gak boleh diedit. Aduh...!! Mikir bolak-balik deh. La posting foto yang diedit aja mikirnya 1000x, apalagi ini posting foto yang gak boleh diedit. La bisa mikir 2000x aku....

But, untuk menghargai mbak Kuyus yang telah memilihku untuk menerima award ini so aku akan jalani syaratnya deh. Aku minta bantuin Shasa untuk ambil fotoku. Hasilnya ???? Yah... seperti ini. Dan..., dilarang komen apapun untuk foto ini *maksa mode on*



Nah, sekarang yang harus siap-siap menerima lemparan award ini selanjutnya dari aku adalah :
  1. Bunda Medani
  2. Piter
  3. Eri-communicator
  4. Panca
  5. Nurul farid
  6. Mommy Adit
  7. Seni Perangko
  8. Memoar sang guru
  9. Mbak Loly
  10. Shasa imutz
Nah..., selesai sudah tugasku. Semoga yang kebagian lemparan award dariku ini dapat menerima dengan senang hati. Semoga melalui award ini pertemanan yang dijalin di dunia maya ini makin erat ya.... Selamat semuanya !!

Jumat, 20 Maret 2009

Pelupa

Aku sendiri tak tahu, pelupa itu masuk kategori sifat atau 'penyakit' ya ? Tapi yang aku tahu dengan jelas, berhadapan dengan si pelupa ini sungguh menyebalkan plus (kadang) menggelikan juga. Sayangnya, si pelupa ini ternyata suka banget mengikuti aku kemana-mana. Aku sudah mencoba untuk membuatnya pergi jauh dari hidupku, tapi ternyata tak berhasil. Si pelupa masih saja memelukku dengan erat.

Aku sendiri tak ingat sejak kapan aku jadi pelupa. Tapi yang jelas, label pelupa alias pikun itu seringkali disematkan orang-orang kepadaku (termasuk oleh suami dan anakku. Hiks...). Karena pelupa itulah, orang-orang di sekitarku seringkali yang menjadi korbannya. Tak terhitung berapa banyak kejadian yang menjengkelkan terjadi hanya gara-gara aku lupa !! Oh My God ....


Salah satu kejadian yang "parah" terjadi pada bulan Ramadhan 1429 H (tahun 2008) yang lalu. Kejadiannya sore hari, sekitar pukul 16.00. Rencananya, sore itu, aku, suami dan Shasa akan ke LMI Madiun yang ada di Jalan Semangka. Kami ingin menyumbangkan majalah-majalah lama milik Shasa untuk melengkapi bacaan di Rumah Pintar.

Setelah kardus yang berisi majalah itu masuk mobil, kami bertiga berangkat. Tak sulit menemukan alamat yang diberikan LMI untuk lokasi Rumah Pintarnya. Setelah aku dan Shasa menyerahkan majalah-majalah itu, kami berangkat ke rumah ibu. Kebetulan rumah ibu tak jauh dari Rumah Pintar LMI. Kami mampir di rumah ibu tak terlalu lama, karena pukul 17.00 kami harus mengantarkan Shasa ke tempat les Bahasa Inggris.

Setelah itu, kami langsung pulang setelah sempat mampir sebentar ke toko (untuk belanja). Aku ingin segera sampai rumah, karena aku harus menyiapkan buka puasa di rumah. Sementara Shasa berbuka puasa di tempat lesnya.

Saat mobil kami mendekati rumah, kami berdua kaget luar biasa. Ternyata pintu rumah dalam keadaan terbuka lebar dan lampu belum ada satupun yang dinyalakan !! Masya Allah.... Ternyata, aku tadi lupa menutup pintu ketika pergi. Sementara suami dan Shasa yang sudah ada di dalam mobil, tak memperhatikan apakah aku sudah menutup pintu atau belum. Maka, ketika aku naik ke mobil, tanpa rasa curiga suamiku langsung menjalankan mobil.

Dengan gemetar dan deg-degan luar biasa aku segera meloncat turun dari mobil. Aku langsung masuk lewat pintu yang terbuka lebar. Ternyata, kunci pintu sudah tergantung di sisi luar rumah. Seharusnya aku tadi tinggal menutup pintu dan memutar kunci. Tapi ternyata, setelah memasukkan kunci ke dalam lubang kunci, aku malah lupa menutup pintu !!

Selanjutnya, aku masuk. Sepeda motor dinas yang ada di ruang tamu masih ada. Dan, kunci kontaknya pun tergantung di motor itu !! Setelah meneliti seluruh isi rumah, aku bisa bernafas lega. Alhamdulillah... Tak satupun barang yang hilang. Padahal, rumah telah kami tinggalkan tanpa penghuni dengan pintu terbuka lebar dalam jangka waktu lebih dari 1 jam.

Tak henti-hentinya aku mengucap syukur atas kemurahan Allah pada kami. Allah telah 'menjaga' rumah kami sementara kami menyumbangkan majalah-majalah Shasa pada Rumah Pintar. Padahal, saat itu (menjelang Maghrib) lingkungan rumah kami sepi karena sebagian besar warganya sibuk mempersiapkan buka puasa. Ternyata pahala dari Allah langsung kami terima lunas hari itu juga.

Tapi tentu saja suamiku tak bisa tinggal diam. Mengetahui aku jadi sangat teledor dan lupa menutup pintu, maka segala macam nasehat dan peringatan disampaikannya padaku. Aku mengakui bahwa aku salah. Tapi aku juga gak tahu bagaimana aku menghadapi si pelupa ini.

Setelah kejadian itu aku memang lebih hati-hati. Tapi bukan berarti aku jadi tak pelupa lagi. Masih ada saja kejadian-kejadian lucu dan menjengkelkan yang terjadi gara-gara aku lupa. Tapi, setelah aku cermati, hal-hal yang seringkali membuatku jadi pelupa adalah hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan harian / rutin. Mungkin karena aku melaksanakan hal-hal itu tanpa konsentrasi penuh dan seperti 'sekedar sambil lalu'.

Aku tak ingin terus-terusan begini. Setidaknya, aku harus berusaha agar pikun-ku ini tak semakin parah. Syukur-syukur bisa 'sembuh'. Aku pengen si pelupa ini pergi jauh dariku selamanya. Aku tak ingin lebih lama lagi merepotkan banyak orang hanya gara-gara aku pikun/pelupa begini.

Ada yang bisa membantu ??