Kamis, 23 April 2009

Terima kasih sahabat

Terima kasih sahabat, atas perhatian, dukungan, penerimaan dan rasa sayangnya selama ini. Hal itu dapat aku rasakan lewat komentar-komentar atas apapun postinganku selama ini. Bahkan komentar tulus untuk postinganku yang tak penting sekalipun hehehe. Aku juga dapat merasakannya lewat pesan-pesan singkat yang ditinggalkan di shoutmix-ku. Terima kasih sahabat...

Dan tentu saja, lewat pemberian yang tak akan sanggup untuk aku tolak. Hadiah award yang bertubi-tubi datang padaku menunjukkan besarnya perhatian padaku. Alhamdulillah..., keberadaanku di sini dapat diterima dengan tangan terbuka oleh sahabat-sahabat semua. Bahkan, ada pula seorang sahabat yang tidak diduga memberikan hadiah domain gratis padaku dalam jangka waktu 1 tahun.... Benar-benar tak kusangka, betapa baiknya sahabat-sahabatku di dunia maya ini.

Dan kini sekali lagi, aku menerima tanda persahabatan itu. Kali ini datang dari Mbak Uke yang berupa award berikut dengan PR-nya. Award yang bertuliskan "Your Blog is My Inspiration" ini belum pernah aku terima sebelumnya. Inilah award itu.



Sebenarnya award itu disertai dengan persyaratan sebagai berikut :

  1. Buatlah daftar 10 hal dan kebiasaan (buruk) yang tidak disukai, namun apabila merasa terdapat lebih dari 10 hal/kebiasaan buruk yang tidak disukai maka silahkan ditulis semuanya.
  2. Sebutkan juga alasan mengapa Anda tidak menyukai hal-hal/kebiasaan-kebiasaan (buruk) tersebut.
  3. Setelah selesai membuat daftar dan penjelasan seperti yang tertera pada poin 1 & 2, maka silahkan men-tag 10 blogger lainnya.
Nah, karena aku sudah pernah mencatatkan tentang 10 hal yang tidak aku suka, makanya aku tak akan mencatatnya lagi di sini. Jadi selanjutnya, aku tinggal melaksanakan syarat yang ketiga, yaitu men-tag 10 blogger lainnya.

Oke deh, daftar di bawah ini adalah sahabat-sahabat blogger yang kebagian menerima award plus PR-nya dariku. Mereka adalah ....
Award ini sampai ke tanganku memang telah melalui perjalanan yang panjang, sebagaimana telah dijelaskan oleh Sibaho. Dan kini, award itu kuteruskan kembali kepada sahabat blogger dengan niat tulus persahabatan. Akan sangat menyenangkan bila dapat diterima dengan senang hati karena akupun memberikannya dengan senyum lebar dan hati yang berbunga-bunga.

Tapi..., aku sangat maklum bila ada yang tidak bisa menerimanya dengan alasan-alasan tertentu. It's OK.... Namun (kata lain dari tetapi nih hehehe), aku sih berharapnya award itu dapat diterima selayaknya pemberian seorang sahabat dan bukannya ditolak... (hehehe, maksa juga judulnya).

Akhir kata...., terima kasih sahabat untuk keramahan di dunia maya ini. Salam persahabatan.

Terima kasih sahabat

Terima kasih sahabat, atas perhatian, dukungan, penerimaan dan rasa sayangnya selama ini. Hal itu dapat aku rasakan lewat komentar-komentar atas apapun postinganku selama ini. Bahkan komentar tulus untuk postinganku yang tak penting sekalipun hehehe. Aku juga dapat merasakannya lewat pesan-pesan singkat yang ditinggalkan di shoutmix-ku. Terima kasih sahabat...

Dan tentu saja, lewat pemberian yang tak akan sanggup untuk aku tolak. Hadiah award yang bertubi-tubi datang padaku menunjukkan besarnya perhatian padaku. Alhamdulillah..., keberadaanku di sini dapat diterima dengan tangan terbuka oleh sahabat-sahabat semua. Bahkan, ada pula seorang sahabat yang tidak diduga memberikan hadiah domain gratis padaku dalam jangka waktu 1 tahun.... Benar-benar tak kusangka, betapa baiknya sahabat-sahabatku di dunia maya ini.

Dan kini sekali lagi, aku menerima tanda persahabatan itu. Kali ini datang dari Mbak Uke yang berupa award berikut dengan PR-nya. Award yang bertuliskan "Your Blog is My Inspiration" ini belum pernah aku terima sebelumnya. Inilah award itu.



Sebenarnya award itu disertai dengan persyaratan sebagai berikut :

  1. Buatlah daftar 10 hal dan kebiasaan (buruk) yang tidak disukai, namun apabila merasa terdapat lebih dari 10 hal/kebiasaan buruk yang tidak disukai maka silahkan ditulis semuanya.
  2. Sebutkan juga alasan mengapa Anda tidak menyukai hal-hal/kebiasaan-kebiasaan (buruk) tersebut.
  3. Setelah selesai membuat daftar dan penjelasan seperti yang tertera pada poin 1 & 2, maka silahkan men-tag 10 blogger lainnya.
Nah, karena aku sudah pernah mencatatkan tentang 10 hal yang tidak aku suka, makanya aku tak akan mencatatnya lagi di sini. Jadi selanjutnya, aku tinggal melaksanakan syarat yang ketiga, yaitu men-tag 10 blogger lainnya.

Oke deh, daftar di bawah ini adalah sahabat-sahabat blogger yang kebagian menerima award plus PR-nya dariku. Mereka adalah ....
Award ini sampai ke tanganku memang telah melalui perjalanan yang panjang, sebagaimana telah dijelaskan oleh Sibaho. Dan kini, award itu kuteruskan kembali kepada sahabat blogger dengan niat tulus persahabatan. Akan sangat menyenangkan bila dapat diterima dengan senang hati karena akupun memberikannya dengan senyum lebar dan hati yang berbunga-bunga.

Tapi..., aku sangat maklum bila ada yang tidak bisa menerimanya dengan alasan-alasan tertentu. It's OK.... Namun (kata lain dari tetapi nih hehehe), aku sih berharapnya award itu dapat diterima selayaknya pemberian seorang sahabat dan bukannya ditolak... (hehehe, maksa juga judulnya).

Akhir kata...., terima kasih sahabat untuk keramahan di dunia maya ini. Salam persahabatan.

Rabu, 22 April 2009

Hari Istimewa

Hari ini adalah hari yang istimewa bagiku. Bertepatan dengan diperingatinya Hari Bumi, aku merayakan ulang tahunku !! Yup..., hari ini adalah hari kelahiranku !!

Walaupun aku tidak merayakan hari ulang tahunku secara khusus, tapi aku sangat menikmati hari ini. Ucapan selamat ulang tahun dan doa aku terima bertubi-tubi. Dari suami, anak, orangtua, mertua, saudara, sahabat dan teman-teman dekat. Baik secara langsung, maupun lewat telepon, sms, facebook ataupun lewat shoutmix di blogku.

Indahnya hari ini.... !! Aku merasakan kasih sayang dan perhatian tulus dari orang-orang di sekitarku yang mengasihiku. Alhamdulillah.... Doa-doa yang mereka kirimkan buatku sungguh membahagiakanku. Segala hal yang terbaik adalah harapan mereka agar mampu kuraih dalam hidupku. Amin.....

Dan, di hari yang istimewa ini aku menerima kejutan istimewa. Kejutan ini datang dari Dwi Susilowati. Dia adalah salah seorang teman kostku dulu, di Karang Malang, Yogyakarta. Dia mengirimiku foto kenangan saat aku wisuda dulu, via facebook.

Sungguh aku tidak menyangka, dia menyimpan foto wisudaku itu. Padahal sudah lama sekali... Aku wisuda tahun 1995. Itu berarti sudah kurang lebih 14 tahun yang lalu !! Dan, foto itu masih tersimpan dengan baik. Terima kasih Dwi.... Oh ya, inilah foto yang dikirimkan Dwi padaku lewat facebook....



Melihat foto wisudaku itu..., aku jadi sangat merindukan teman-teman kost-ku dulu. Sayang sekali, dalam foto wisudaku itu penghuni kost-ku tidak dalam "formasi lengkap". Karena ada juga teman kostku yang wisuda bersamaan denganku, dan ada juga teman kostku yang terpaksa pulang kampung karena orang tuanya meninggal.

Aduuuh..., aku jadi ingin sekali tahu bagaimana kabar mereka semua. Sayang sekali, setelah selesai kuliah, kami kehilangan jejak satu sama lain. Kami putus kontak. Dan sejauh ini penelusuranku lewat facebook baru bisa menghubungkanku dengan salah seorang dari mereka, yaitu Dwi Susilowati.

Mungkin suatu saat nanti aku dapat bertemu lagi dengan teman-teman kost-ku dulu *berdoa dalam hati*. Anyway..., aku sangat menikmati hari ini. Begitu banyak bahagia dan cinta yang aku terima hari ini. Ada pula kejutan indah yan aku terima. Alhamdulillah......

Hari Istimewa

Hari ini adalah hari yang istimewa bagiku. Bertepatan dengan diperingatinya Hari Bumi, aku merayakan ulang tahunku !! Yup..., hari ini adalah hari kelahiranku !!

Walaupun aku tidak merayakan hari ulang tahunku secara khusus, tapi aku sangat menikmati hari ini. Ucapan selamat ulang tahun dan doa aku terima bertubi-tubi. Dari suami, anak, orangtua, mertua, saudara, sahabat dan teman-teman dekat. Baik secara langsung, maupun lewat telepon, sms, facebook ataupun lewat shoutmix di blogku.

Indahnya hari ini.... !! Aku merasakan kasih sayang dan perhatian tulus dari orang-orang di sekitarku yang mengasihiku. Alhamdulillah.... Doa-doa yang mereka kirimkan buatku sungguh membahagiakanku. Segala hal yang terbaik adalah harapan mereka agar mampu kuraih dalam hidupku. Amin.....

Dan, di hari yang istimewa ini aku menerima kejutan istimewa. Kejutan ini datang dari Dwi Susilowati. Dia adalah salah seorang teman kostku dulu, di Karang Malang, Yogyakarta. Dia mengirimiku foto kenangan saat aku wisuda dulu, via facebook.

Sungguh aku tidak menyangka, dia menyimpan foto wisudaku itu. Padahal sudah lama sekali... Aku wisuda tahun 1995. Itu berarti sudah kurang lebih 14 tahun yang lalu !! Dan, foto itu masih tersimpan dengan baik. Terima kasih Dwi.... Oh ya, inilah foto yang dikirimkan Dwi padaku lewat facebook....



Melihat foto wisudaku itu..., aku jadi sangat merindukan teman-teman kost-ku dulu. Sayang sekali, dalam foto wisudaku itu penghuni kost-ku tidak dalam "formasi lengkap". Karena ada juga teman kostku yang wisuda bersamaan denganku, dan ada juga teman kostku yang terpaksa pulang kampung karena orang tuanya meninggal.

Aduuuh..., aku jadi ingin sekali tahu bagaimana kabar mereka semua. Sayang sekali, setelah selesai kuliah, kami kehilangan jejak satu sama lain. Kami putus kontak. Dan sejauh ini penelusuranku lewat facebook baru bisa menghubungkanku dengan salah seorang dari mereka, yaitu Dwi Susilowati.

Mungkin suatu saat nanti aku dapat bertemu lagi dengan teman-teman kost-ku dulu *berdoa dalam hati*. Anyway..., aku sangat menikmati hari ini. Begitu banyak bahagia dan cinta yang aku terima hari ini. Ada pula kejutan indah yan aku terima. Alhamdulillah......

Selasa, 21 April 2009

Takdir seorang Kartini

Mengapa Bangsa Indonesia pada tanggal 21 April merayakan Hari Kartini ? Hal tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964. Dalam masa pemerintahan Presiden Soekarno saat itu, Kartini ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional. Selain itu hari lahir Kartini, tanggal 21 April, diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini.

Pemerintah memandang bahwa jasa Kartini sangat besar bagi bangsa Indonesia. Kartini dianggap sebagai pelopor emansipasi, pejuang pergerakan wanita dan pejuang pembebasan pikiran bagi bangsa Indonesia. Kartini adalah seorang yang sangat peka dengan persoalan yang dihadapi pada jamannya. Kartini juga seorang pemikir yang sangat modern untuk kemajuan bangsanya.


Kiprah Kartini tidak terbatas pada tahap pemikiran semata. Kartini juga telah mencoba mewujudkannya dalam karya nyata (walau belum banyak). Kartini memperjuangkan berdirinya sekolah wanita di beberapa kota di Jawa. Sekolah-sekolah itu diberi nama "Sekolah Kartini".

Sayangnya, kecerdasan dan keingingan kuat Kartini untuk maju dan berkembang tidak dapat diwujudkannya. Kerasnya jerat adat dan aturan pada saat itu membelenggu langkah Kartini. Kartini tidak diberi kesempatan untuk menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Kartini hanya diberi pendidikan sampai tamat Sekolah Dasar (umur 12 tahun). Sementara sesudahnya, Kartini harus berusaha sendiri dengan berbagai cara dalam meraih ilmu dan pengetahuan.

Kartini, dengan usahanya sendiri, berhasil mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke Negeri Belanda. Tapi, lagi-lagi langkah Kartini terhenti karena larangan dari orang tuanya. Namun, jiwa nasionalis Kartini tidak merelakan apabila kesempatan untuk memperbaiki nasib bangsa tersebut lepas begitu saja. Maka, Kartini mengalihkan beasiswa itu kepada seorang pemuda Sumatra. Pemuda yang beruntung itu adalah Agus Salim.

Pikiran-pikiran Kartini yang sangat jauh ke depan, kritis, cemerlang, modern dan sarat dengan pembaruan itu dapat diketahui melalui surat-surat Kartini yang telah banyak dibukukan. Sayangnya..., pikiran-pikiran Kartini tidaklah diikuti oleh takdirnya. Takdir Kartini tidaklah secemerlang pemikirannya.

Kartini yang memperjuangkan emansipasi dan kemajuan bagi kaum wanita itu, ternyata harus menyerah pada adat yang melarang anak-anak perempuan melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya. Kartini juga menyerah pada rasa cinta dan hormatnya pada orang tuanya, sehingga menerima perjodohan untuk dinikahi oleh seorang bupati Rembang sebagai istri keempat .

Walaupun suaminya mendukung Kartini dalam mendirikan sekolah-sekolahnya, tapi Kartini tidak diberi waktu lebih banyak untuk mewujudkannya. Kartini harus menyerah pada takdirnya, karena di usianya yang ke-25 dia meninggal dunia sewaktu melahirkan anak pertamanya. Takdir yang harus menghentikan segala pemikiran dan tindakannya untuk kemajuan bangsanya, khususnya kaum wanita.

Ternyata..., takdir Kartini tidak berhenti sampai kematiannya saja. Setelah Pemerintah menetapkan hari lahirnya diperingati sebagai Hari Besar, ternyata muncul pro dan kontra.

Bagi pihak yang kontra, mereka mempermasalahkan mengapa Kartini "diistimewakan". Padahal masih banyak pahlawan kemerdekaan wanita lainnya, tetapi mengapa hanya Kartini saja yang hari lahirnya ditetapkan sebagai Hari Besar. Selain itu mereka juga menganggap bahwa "perjuangan" Kartini tidak seberapa karena hanya berlokasi di Rembang dan Jepara saja. Selain itu, Kartini juga tidak pernah memanggul senjata menghadapi penjajah sebagaimana Pahlawan Kemerdekaan lainnya.

Sementara bagi mereka yang mendukung, menganggap bahwa penetapan hari lahir Kartini sebagai Hari Besar sudah selayaknya. Mereka menganggap bahwa walaupun "perjuangan" Kartini lebih banyak berkisar pada tataran konsep, tapi pemikiran Kartini sangat jauh ke depan, bersifat pembaruan dan berskala nasional. Bagaimanapun, ide-ide Kartini menjadi inspirasi bagi pemikir lainnya.

Bagaimanapun, setelah sekian lama, apa yang diperjuangkan oleh Kartini belum semuanya terwujud. Masih banyak anak-anak perempuan dan wanita yang tidak mendapatkan kesempatan pendidikan yang sama dengan kaum pria. Masih banyak kaum wanita yang terpuruk dalam keterbelakangan. Masih banyak wanita Indonesia yang hidup dalam tekanan, menjadi obyek eksploitasi, dan mengalami ketidaksetaraan gender. Bahkan..., seringkali tersiar berita wanita-wanita yang menjadi korban "kekerasan dalam rumah tangga".

Rasanya..., masih banyak hal yang harus dilakukan untuk mewujudkan impian dan cita-cita Kartini. Impian untuk menjadikan kaum wanita lebih berdaya dan mampu memberikan yang terbaik bagi keluarga dan bangsanya....

Bagaimanapun, bagiku, perjuangan Kartini memberikan banyak motivasi bagiku. Kartini telah menunjukkan bahwa diperlukan semangat pantang menyerah untuk meraih impian meskipun jalan yang dilalui sangat terjal dan berliku.