Siapa pun tahu bahwa buku di Indonesia relatif mahal. Apalagi untuk golongan menengah ke bawah, harga buku yang selangit seringkali membuat mereka kesulitan untuk memiliki buku-buku yang bagus dan berkualitas. Kalaupun sampai bisa membeli buku, berarti mereka harus mengesampingkan kepentingan yang lain terlebih dahulu.
Untuk aku yang termasuk suka membaca, maka keberadaan buku sangat penting. Keberadaan Buku dan Toko Buku adalah hal yang menyenangkan hatiku. Aku ingat, kejadian di saat aku masih sekolah dulu. Beberapa kali saat aku libur sekolah dan kebetulan ibuku dinas ke Surabaya, aku diajak serta. Bukan untuk ikut dalam acara dinasnya, tapi aku akan "ditinggalkan" di Toko Buku yang ada di Surabaya. Hehehe...
Untuk aku yang termasuk suka membaca, maka keberadaan buku sangat penting. Keberadaan Buku dan Toko Buku adalah hal yang menyenangkan hatiku. Aku ingat, kejadian di saat aku masih sekolah dulu. Beberapa kali saat aku libur sekolah dan kebetulan ibuku dinas ke Surabaya, aku diajak serta. Bukan untuk ikut dalam acara dinasnya, tapi aku akan "ditinggalkan" di Toko Buku yang ada di Surabaya. Hehehe...
Maklum saja, untuk mendapatkan buku-buku baru saat itu memang sulit dilakukan di Madiun. Toko buku yang ada di Madiun lebih banyak menyediakan buku-buku pelajaran sekolah. Sementara untuk buku-buku bacaan lainnya, meskipun ada tapi jenisnya terbatas sekali.
Makanya waktu aku kuliah di Yogyakarta aku seneng banget bisa berkesempatan membeli buku dengan harga miring di beberapa tempat. Untuk kantong anak kost sepertiku, membeli buku adalah "barang mewah". Apalagi untuk bisa membeli buku aku harus berhemat selama beberapa waktu. So, kalau aku dapat buku yang murah... senanglah hatiku !!
Sudah jadi kebiasaanku, kalau aku pergi keluar kota (Solo, Yogyakarta, Surabaya dan Malang) maka aku akan menyempatkan diri datang ke Toko Buku. Selain cari buku yang tidak bisa kutemukan di Madiun, aku juga cari buku diskonan !! Berburu buku murah jadi rekreasi tersendiri bagiku hehehe...
Makanya, aku berusaha lewat beberapa cara untuk bisa mendapatkan buku yang murah. Sebenarnya buku murah akan mudah didapat saat ada pameran buku. Sayang sekali, selama ini di Madiun baru sekali ada pameran buku. Untuk keperluan ini, ada beberapa teman yang telah membantuku untuk mendapatkan buku-buku yang kuinginkan dengan harga murah.
Walaupun sekarang ada Toko Buku Salemba dan Toko Buku Toga Mas di Madiun, tapi tetap saja aku masih suka berburu buku murah. Dan, beberapa saat yang lalu aku menemukan 3 buah buku murah di Toko Buku Toga Mas. Memang bukan buku cetakan terbaru sih, tapi aku tetap ingin membelinya (apalagi harganya murah !!). Ketiga buku itu adalah :

Maka, seperti orang lapar mata, aku sekaligus memborong 7 buah buku untuk Shasa. So pasti, Shasa kegirangan sekali menerima buku sebanyak itu sekaligus. Buku-buku yang kubeli saat itu adalah :

Makanya waktu aku kuliah di Yogyakarta aku seneng banget bisa berkesempatan membeli buku dengan harga miring di beberapa tempat. Untuk kantong anak kost sepertiku, membeli buku adalah "barang mewah". Apalagi untuk bisa membeli buku aku harus berhemat selama beberapa waktu. So, kalau aku dapat buku yang murah... senanglah hatiku !!
Sudah jadi kebiasaanku, kalau aku pergi keluar kota (Solo, Yogyakarta, Surabaya dan Malang) maka aku akan menyempatkan diri datang ke Toko Buku. Selain cari buku yang tidak bisa kutemukan di Madiun, aku juga cari buku diskonan !! Berburu buku murah jadi rekreasi tersendiri bagiku hehehe...
Makanya, aku berusaha lewat beberapa cara untuk bisa mendapatkan buku yang murah. Sebenarnya buku murah akan mudah didapat saat ada pameran buku. Sayang sekali, selama ini di Madiun baru sekali ada pameran buku. Untuk keperluan ini, ada beberapa teman yang telah membantuku untuk mendapatkan buku-buku yang kuinginkan dengan harga murah.
Walaupun sekarang ada Toko Buku Salemba dan Toko Buku Toga Mas di Madiun, tapi tetap saja aku masih suka berburu buku murah. Dan, beberapa saat yang lalu aku menemukan 3 buah buku murah di Toko Buku Toga Mas. Memang bukan buku cetakan terbaru sih, tapi aku tetap ingin membelinya (apalagi harganya murah !!). Ketiga buku itu adalah :

- Murder in Teh Mews (Agatha Christie, Gramedia, 2003) seharga Rp. 7.500
- Hannibal (Thomas Harris, Gramedia, 2001) seharga Rp. 10.000
- When The Wind Blows (James Patterson, Gramedia, 2006) seharga Rp. 10.000
Maka, seperti orang lapar mata, aku sekaligus memborong 7 buah buku untuk Shasa. So pasti, Shasa kegirangan sekali menerima buku sebanyak itu sekaligus. Buku-buku yang kubeli saat itu adalah :

- Misi # 22 : Tantangan (Yunita Candra Sari, Dar! Mizan, 2005) seharga Rp. 10.000
- Tangan-tangan Mungil Melukis Langit (Faiz dkk, Lingkar Pena, 2008) seharga Rp. 9.750
- Anak-anak Masa Depan (Ali Shahab, Dar! Mizan, 2005) seharga Rp. 8.000
- Markum yang Cerdik (Zaenal Radar T., Dar! Mizan, 2004) seharga Rp. 6.500
- Naluri dan Nalari (Hasif Palajati, Dar! Mizan, 2005) seharga Rp. 6.500
- Sepedaku Sayang (Laila Hilaliyah, Dar! Mizan, 2004) seharga Rp. 6.000
- Rambut Tito dan Bel Ajaib (Benny Rhamdani, Dar! Mizan, 2005) seharga Rp. 4.000





