Sungguh..., aku baru tahu bahwa hari ini (23 April 2010) diperingati sebagai Hari Buku Sedunia. Padahal, konon beritanya sejak tahun 2006 di Indonesia sudah ikut merayakan Hari Buku Sedunia ini. Padahal aku termasuk salah satu dari pecinta buku (walau mungkin aku belum masuk dalam kategori kutu buku) namun gema Hari Buku Sedunia baru sampai padaku hari ini...
Mungkin gema peringatan Hari Buku Sedunia belum didengar oleh seluruh lapisan masyarakat, sama seperti Hari Bumi yang bagi sebagian orang masih terasa 'asing' ditelinga. Dan pada Hari Buku Sedunia ini aku ingin bicara tentang buku, salah satunya adalah tentang hadiah buku yang aku terima. Kebetulan di hari ulang tahunku kemarin aku mendapatkan hadiah buku dari Shasa dan suamiku yaitu : 24 Wajah Billy dan Menembus Impian.
Shasa dan suamiku tahu bahwa selama ini aku sudah mencari buku 24 Wajah Billy namun belum pernah ketemu. Hasrat memiliki buku itu semakin kuat setelah aku mendapatkan buku sekuelnya yang berjudul Pertarungan Jiwa Billy. Kebetulan beberapa hari yang lalu aku menemukan 24 Wajah Billy di Togamas, namun aku tak bisa membelinya karena aku sudah tak punya anggaran untuk beli buku...*sigh*
Rupanya Shasa dan suamiku tahu bahwa aku sangat ingin memilikinya, sehingga diam-diam mereka membelikannya dan memberikannya sebagai hadiah ulang tahunku. *bahagia banget* Terima kasih banyak (plus cium sayang) untuk Shasa dan suamiku atas hadiah yang diberikan kepadaku ini.
Mungkin gema peringatan Hari Buku Sedunia belum didengar oleh seluruh lapisan masyarakat, sama seperti Hari Bumi yang bagi sebagian orang masih terasa 'asing' ditelinga. Dan pada Hari Buku Sedunia ini aku ingin bicara tentang buku, salah satunya adalah tentang hadiah buku yang aku terima. Kebetulan di hari ulang tahunku kemarin aku mendapatkan hadiah buku dari Shasa dan suamiku yaitu : 24 Wajah Billy dan Menembus Impian.
Shasa dan suamiku tahu bahwa selama ini aku sudah mencari buku 24 Wajah Billy namun belum pernah ketemu. Hasrat memiliki buku itu semakin kuat setelah aku mendapatkan buku sekuelnya yang berjudul Pertarungan Jiwa Billy. Kebetulan beberapa hari yang lalu aku menemukan 24 Wajah Billy di Togamas, namun aku tak bisa membelinya karena aku sudah tak punya anggaran untuk beli buku...*sigh*
Rupanya Shasa dan suamiku tahu bahwa aku sangat ingin memilikinya, sehingga diam-diam mereka membelikannya dan memberikannya sebagai hadiah ulang tahunku. *bahagia banget* Terima kasih banyak (plus cium sayang) untuk Shasa dan suamiku atas hadiah yang diberikan kepadaku ini.
Selain itu beberapa saat yang lalu aku dapat kiriman buku lagi dari mbak Kuyus yaitu : Toto-Chan (Gadis Cilik Di Jendela), Toto-Chans's Children dan The Street Lawyer. Terima kasih banyak untuk mbak Kuyus atas kiriman buku-bukunya yang menarik.. Pokoknya terima kasih banyak ya...
Sayangnya, justru di Hari Buku Sedunia ini aku terpaksa membuat 'janji' untuk tidak lagi lapar mata kalau melihat buku. Aku harus lebih bisa mengerem hasratku membeli buku. Aku bukan bermaksud untuk 'melawan' peringatan Hari Buku Sedunia dan mengkhianati misi mewujudkan masyarakat yang cinta membaca. Bukan itu.... Melainkan aku dan suami mempunyai sebuah keinginan yang ingin kami wujudkan. Dan untuk memenuhinya, maka mulai sekarang kami harus melakukan gerakan TMP (Tight Monetary Policy).








