Mulai hari ini, Selasa tanggal 18 Mei 2010 sampai tanggal 24 Mei 2010 kantorku melaksanakan Pekan Swadesi. Kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun itu dilaksanakan dalam rangka ikut memperingati hari kebangkitan nasional. Selama Pekan Swadesi itu seluruh karyawan dianjurkan untuk memakai pakaian batik hari kerja.
Jadilah, mulai pagi ini kantorku menjadi sangat semarak karena baju yang dikenakan hari ini full colour. Aneka warna, aneka model dan aneka corak batik membuat hari ini berbeda dari hari-hari sebelumnya. Kesemarakan hari ini tentu saja tak lepas dari 'kehebohan' sebagian besar karyawati dalam menghadapi Pekan Swadesi ini. Biasalah, untuk urusan baju, mana mungkin kaum wanita pasrah begitu saja. Banyak yang sudah heboh jauh-jauh hari dengan mempersiapkan baju batik untuk menyambut Pekan Swadesi.
Beberapa teman wanita sudah jauh-jauh hari hunting baju batik, karena tak mau batik yang dipakai dalam Pekan Swadesi kali ini adalah batik yang 'itu-itu saja' seperti tahun kemarin. Lucunya, pagi tadi ada 2 orang karyawati yang ternyata mengenakan baju baru yang sama persis. Tahu sendiri kan, kalau wanita tuh tidak suka kalau bajunya ternyata ada yang menyamai. Nah, seperti itulah yang terjadi pagi tadi sewaktu kedua karyawati itu bertemu dan menyadari baju yang mereka pakai sama persis...! Hahaha, ramai sekali suasana kantor karena kedua karyawati itu digodain oleh teman-teman yang lain.
Aku sendiri sebenarnya sempat pusing menghadapi Pekan Swadesi kali ini. Jauh-jauh hari aku bongkar almari untuk mencari baju-baju batik yang aku punya. Ternyata oh teryata... banyak juga baju batikku yang sudah tak muat aku pakai. Itu berarti....? Waduuuuuh..... *alarm bahaya berbunyi* Untung saja aku sudah mendapatkan baju batik yang bisa aku pake selama Pekan Swadesi berlangsung. Leganya...
Nah, hari pertama telah terlewati dengan penuh cerita seru. Bagaimana ya cerita esok hari..? Apakah ada lagi yang pakai baju batik 'kembaran' lagi seperti hari ini ? BTW, apakah kaum cowok juga akan tiba-tiba tidak Percaya Diri jika ternyata ada cowok lain yang juga mengenakan baju yang sama persis dengannya..?
Jadilah, mulai pagi ini kantorku menjadi sangat semarak karena baju yang dikenakan hari ini full colour. Aneka warna, aneka model dan aneka corak batik membuat hari ini berbeda dari hari-hari sebelumnya. Kesemarakan hari ini tentu saja tak lepas dari 'kehebohan' sebagian besar karyawati dalam menghadapi Pekan Swadesi ini. Biasalah, untuk urusan baju, mana mungkin kaum wanita pasrah begitu saja. Banyak yang sudah heboh jauh-jauh hari dengan mempersiapkan baju batik untuk menyambut Pekan Swadesi.
Beberapa teman wanita sudah jauh-jauh hari hunting baju batik, karena tak mau batik yang dipakai dalam Pekan Swadesi kali ini adalah batik yang 'itu-itu saja' seperti tahun kemarin. Lucunya, pagi tadi ada 2 orang karyawati yang ternyata mengenakan baju baru yang sama persis. Tahu sendiri kan, kalau wanita tuh tidak suka kalau bajunya ternyata ada yang menyamai. Nah, seperti itulah yang terjadi pagi tadi sewaktu kedua karyawati itu bertemu dan menyadari baju yang mereka pakai sama persis...! Hahaha, ramai sekali suasana kantor karena kedua karyawati itu digodain oleh teman-teman yang lain.
Aku sendiri sebenarnya sempat pusing menghadapi Pekan Swadesi kali ini. Jauh-jauh hari aku bongkar almari untuk mencari baju-baju batik yang aku punya. Ternyata oh teryata... banyak juga baju batikku yang sudah tak muat aku pakai. Itu berarti....? Waduuuuuh..... *alarm bahaya berbunyi* Untung saja aku sudah mendapatkan baju batik yang bisa aku pake selama Pekan Swadesi berlangsung. Leganya...
Nah, hari pertama telah terlewati dengan penuh cerita seru. Bagaimana ya cerita esok hari..? Apakah ada lagi yang pakai baju batik 'kembaran' lagi seperti hari ini ? BTW, apakah kaum cowok juga akan tiba-tiba tidak Percaya Diri jika ternyata ada cowok lain yang juga mengenakan baju yang sama persis dengannya..?







