Tampilkan postingan dengan label puisi-ku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi-ku. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Juli 2010

Setelah 40 tahun

Setelah 40 tahun
kebersamaan itu masih ada dan semoga selalu ada
dengan penuh cinta, pengertian dan kesabaran
tuk dampingi langkah-langkah kecil kami
menjalani hari kami dalam suka dan duka

Setelah 40 tahun
tetap kutemukan tatapan teduh dan pelukan hangat itu
kata-kata penyejuk hati serta senyum penuh pengertian
tlah mampu menyemangati hati yang merapuh
hingga kembali bersiap menyambut hari

Setelah 40 tahun
kebersamaan itu kian indah dan kokoh terjalin
tuk saling menopang dengan penuh cinta dan pengertian
tuk saling berbagi dalam dalam canda dan tawa
selamanya bersama... hingga tutup usia

Tuk ayah ibuku tercinta
40 tahun berdua telah mendayung biduk rumah tangga
hingga mampu mengantarkan kedua buah hati tercinta
dan mendampingi 3 cucu terkasih bersama-sama
dalam indahnya kebersamaan

Semoga indahnya kebersamaan itu
masih akan kami rasakan di tahun-tahun yang akan datang
karna kami ingin persembahkan kebahagiaan dan kebanggaan
sebagai imbalan atas segala jerih payah dan perjuangan
yang telah ayah ibu berikan selama 40 tahun perjalanan

Semoga kebahagiaan dan kesehatan
kan menjadi berkah atas segala yang telah tercurah
pada kami selama 40 tahun kebersamaan yang indah
Amin....


Madiun, 11 Juli 2010


Selasa, 06 Juli 2010

Semua terjadi karenamu

Semua yang terjadi saat ini karenamu
Tanpa dukunganmu aku tak akan sampai di sini
Tanpa ijin darimu, semua tak akan kulakukan dengan tenang

Ya..., semua terjadi karenamu
Karna pengertianmu padaku demikian besar
Karna dukunganmu membuatku kian bersemangat
Berkat ijin darimu ku telah temukan sisi lain dari hidupku

Terima kasih tak terhingga dariku
Kau begitu mengerti aku dan memahami duniaku
Tanpamu... ku tak akan bisa melangkah sejauh ini
Dan temukan dunia lain yang mempesonaku

Terima kasih suamiku
Karna dirimulah aku bisa nyaman di rumah mayaku
I love you so much....


Kamis, 17 Juni 2010

Sudahlah

Sudahlah, tak perlu lagi kau katakan padaku
tentang semua kisah yang telah kau lalui
tak guna kau meminta saran dariku
jika tak satupun yang kau turuti

Sudahlah, tak perlu lagi kau mengadu padaku
Jika itu semua maumu
Jika semua itu sudah jadi pilihanmu
Tak guna aku memarahi dan menasehatimu

Aku sudah katakan semua
Aku sudah lakukan segala yang aku bisa
Namun jika kau tak mau mengikutinya
Semuanya jadi sia-sia belaka

Kini lelah telah menderaku
Lakukan semua yang kau mau
Aku tak mau lagi meladenimu
Meski aku sangat prihatin akan hidupmu

Wujud keprihatinan atas seorang sahabat
yang kian jauh terseret kealpaan

Rabu, 02 Juni 2010

Merindukan keindahan

Ada yang kini sangat kurindukan
keindahan alam ciptaan Yang Maha Kuasa
kerinduan yang kian menghentak di dada
saat ku tak lagi leluasa menikmatinya
karena mata yang masih terasa kabur dan buram

Ya Allah,
sepasang mata yang Kau ciptakan itu
telah memberi banyak cerita dan bahagia
sepasang mata yang ketika Kau tutup sedikit saja
akan kehilangan begitu banyak keindahan
Semoga segera dapat kuraih kembali
menikmati keindahan ciptaanNya yang luar biasa
yang kini tengah sangat kurindukan...

gambar diculik dari sini

gambar diculik dari sini

gambar diculik dari sini

Minggu, 30 Mei 2010

Diam

Aku menatapmu
dalam diam yang panjang
aku melirikmu diam-diam
tanpa gerakan

Diam
...........

Aku hanya diam
tanpa kata
tanpa suara
hanya sunyi yang meraja
dan kata menggantung di udara

Diam yang panjang

gambar diculik dari sini

Minggu, 16 Mei 2010

Aku tak tahu

Mengapa kau selalu begitu, kawanku
sinis dalam kata dan sikap pada siapapun di sekitarmu
meski mereka selalu sayang dan peduli padamu
setiap kali kau datang, dimana saja dan kapan saja
tak sedikit orang merasa tertendang hanya lewat kata-kata
karna kau selalu menantang siapa saja yang ada

Dan aku....
entah sudah keberapa kalinya mendadak pilu
oleh gurauan-gurauan asalmu yang menyerbuku
Sungguh aku tak pernah tahu apa maumu
menyerang semua yang ada disekelilingmu
seakan kau tak peduli perasaan kami padamu

Gaya sarkasme mungkin memang pilihanmu, kawan
atau kami yang sensitif terlalu berlebihan
hingga tak mampu menerima semua gurauan
atau kau memang ingin tunjukkan kemampuan
pada seluruh dunia dan kawan-kawan
bahwa kau memang patut diperhitungkan

Entahlah kawan...
ternyata aku tak pernah tahu apa maumu



Gambar diculik dari sini

Aku tak tahu

Mengapa kau selalu begitu, kawanku
sinis dalam kata dan sikap pada siapapun di sekitarmu
meski mereka selalu sayang dan peduli padamu
setiap kali kau datang, dimana saja dan kapan saja
tak sedikit orang merasa tertendang hanya lewat kata-kata
karna kau selalu menantang siapa saja yang ada

Dan aku....
entah sudah keberapa kalinya mendadak pilu
oleh gurauan-gurauan asalmu yang menyerbuku
Sungguh aku tak pernah tahu apa maumu
menyerang semua yang ada disekelilingmu
seakan kau tak peduli perasaan kami padamu

Gaya sarkasme mungkin memang pilihanmu, kawan
atau kami yang sensitif terlalu berlebihan
hingga tak mampu menerima semua gurauan
atau kau memang ingin tunjukkan kemampuan
pada seluruh dunia dan kawan-kawan
bahwa kau memang patut diperhitungkan

Entahlah kawan...
ternyata aku tak pernah tahu apa maumu



Gambar diculik dari sini

Selasa, 04 Mei 2010

Kebersamaan kita

Kebersamaanku dulu bersamamu tak akan tergantikan
Tak akan terlupakan
Kebersamaanku dulu bersamamu sangat berharga
Sangat bermakna

Jejak langkah kita demikian nyata adanya
hingga waktu yang berlalu tak akan mampu mengubahnya
ataupun menghapusnya

Biarlah kenangan itu tersimpan di angan
Biarlah kebersamaan itu terpatri di lubuk hati

Sampai akhir nanti.....





Kebersamaan kita

Kebersamaanku dulu bersamamu tak akan tergantikan
Tak akan terlupakan
Kebersamaanku dulu bersamamu sangat berharga
Sangat bermakna

Jejak langkah kita demikian nyata adanya
hingga waktu yang berlalu tak akan mampu mengubahnya
ataupun menghapusnya

Biarlah kenangan itu tersimpan di angan
Biarlah kebersamaan itu terpatri di lubuk hati

Sampai akhir nanti.....





Kamis, 29 April 2010

Ketika ku merindu

Keluh semakin jenuh
Kian tak terbasuh, makin tak tersentuh

Resah dalam puncak rasa lelah
Jiwaku pun melemah dalam sejuta desah


Duhai kelana pemesona jiwa
adakah kau rasa sejuta damba
nan membara dalam dada

Rindu
Sendu
Kelu
Tergugu
Termangu
Menunggu

Dalam bisu

Sementara kau kian jauh

dan tak tersentuh

gambar diambil dengan paksa dari sini

Ketika ku merindu

Keluh semakin jenuh
Kian tak terbasuh, makin tak tersentuh

Resah dalam puncak rasa lelah
Jiwaku pun melemah dalam sejuta desah


Duhai kelana pemesona jiwa
adakah kau rasa sejuta damba
nan membara dalam dada

Rindu
Sendu
Kelu
Tergugu
Termangu
Menunggu

Dalam bisu

Sementara kau kian jauh

dan tak tersentuh

gambar diambil dengan paksa dari sini

Jumat, 26 Maret 2010

Sesak

Tak mampu berkelit
Tak mampu menghindar
Tak lapang bernafas
Tak lapang bergerak

Sesak


Jeratan ini mengikatku
Erat dan kuat

Dan aku hanya bisa menunggu

Gambar diambil dari sini
Madiun, 26 Maret 2010

Sesak

Tak mampu berkelit
Tak mampu menghindar
Tak lapang bernafas
Tak lapang bergerak

Sesak


Jeratan ini mengikatku
Erat dan kuat

Dan aku hanya bisa menunggu

Gambar diambil dari sini
Madiun, 26 Maret 2010

Sabtu, 27 Februari 2010

Kepercayaan

Kudengar kau menggerutu 
rupanya kesal hatimu
karna mereka masih ragu
akan niat baikmu

Kudengar kau mengeluh
sambil mengelap peluh
rupanya kepercayaan tlah runtuh
dan mereka terlanjur jenuh


Hai kawan, tunggulah dulu.
jangan salahkan mereka tak percaya padamu
jangan salahkan mereka yang ragu
karna semua itu dulu salahmu

Ingatkah wahai kawanku
betapa dulu mereka mempercayaimu
namun kau khianati kepercayaan itu
dan kini semua menjadi beku

Jika memang kau sesali
semua yang telah terjadi
kinilah saatnya tuk memulai
memperbaiki segalanya kembali

Tapi satu hal harus kau ingat
kepercayaan tak kan mudah kau dapat
itulah makanya kau harus punya tekat
meraih kembali dengan semangat

Jika nanti kau dapatkan kembali
jagalah kepercayaan itu sepenuh hati
karna jika kau masih mengkhianati
maka tak kan ada kesempatan untukmu lagi

 
Gambar diambil dari sini

Kepercayaan

Kudengar kau menggerutu 
rupanya kesal hatimu
karna mereka masih ragu
akan niat baikmu

Kudengar kau mengeluh
sambil mengelap peluh
rupanya kepercayaan tlah runtuh
dan mereka terlanjur jenuh


Hai kawan, tunggulah dulu.
jangan salahkan mereka tak percaya padamu
jangan salahkan mereka yang ragu
karna semua itu dulu salahmu

Ingatkah wahai kawanku
betapa dulu mereka mempercayaimu
namun kau khianati kepercayaan itu
dan kini semua menjadi beku

Jika memang kau sesali
semua yang telah terjadi
kinilah saatnya tuk memulai
memperbaiki segalanya kembali

Tapi satu hal harus kau ingat
kepercayaan tak kan mudah kau dapat
itulah makanya kau harus punya tekat
meraih kembali dengan semangat

Jika nanti kau dapatkan kembali
jagalah kepercayaan itu sepenuh hati
karna jika kau masih mengkhianati
maka tak kan ada kesempatan untukmu lagi

 
Gambar diambil dari sini

Senin, 08 Februari 2010

I'm sorry

Aku hanya ingin berucap : I'm sorry...
Berat memang mengatakannya
Tapi aku tak punya pilihan lain

Kali ini aku hanya ingin menyampaikan : I'm sorry
Jika terpaksa aku tak datang
dan bersilaturrahim ke rumahmu



Aku hanya ingin istirahat sejenak
agar batuk-ku segera mereda
dan aku kembali ceria

Ijinkan aku menikmati masa rehatku
agar kutemukan lagi kebugaranku
dan bisa segera menyapamu

Sobat..., aku akan segera kembali
karena aku merindukan pertemuan denganmu
Jadi.... doakan aku.

I'm sorry

Aku hanya ingin berucap : I'm sorry...
Berat memang mengatakannya
Tapi aku tak punya pilihan lain

Kali ini aku hanya ingin menyampaikan : I'm sorry
Jika terpaksa aku tak datang
dan bersilaturrahim ke rumahmu



Aku hanya ingin istirahat sejenak
agar batuk-ku segera mereda
dan aku kembali ceria

Ijinkan aku menikmati masa rehatku
agar kutemukan lagi kebugaranku
dan bisa segera menyapamu

Sobat..., aku akan segera kembali
karena aku merindukan pertemuan denganmu
Jadi.... doakan aku.

Rabu, 20 Januari 2010

Ketika kau pergi

Malam ini
Ketika sosokmu telah menghilang
dalam gerbong kereta api
ada ruang yang menghampa

Ketika peluit kereta melengking
Mengucapkan salam perpisahan
ada kesepian yang menyapa



Ketika kereta bergerak melaju
dan meninggalkanku termangu
selimut kesedihan mampir di hati

Kekasih
Dalam tatap nanarku
keretamu melaju semakin kencang
membentangkan jarak antara kau dan aku
semoga tidak dengan hati kita

Aku masih milikmu
dan akan tetap menunggu
meski pilu mendera
dan rindu makin meraja

Ya Allah...
aku titipkan kekasih hatiku
dalam lindunganMU
mudahkanlah segala urusannya
lancarkanlah perjalanannya
dan ampunilah dosanya

Ya Allah...
kabulkanlah doaku
karna ku tahu
tak kan ada yang sia-sia
apapun yang kutitipkan
pada-MU


Madiun, 20 Januari 2010 (22.10)


***



Malam ini aku ditinggalkan suami lagi, karena lagi-lagi suamiku ditugaskan untuk mengikuti pelatihan. Pelatihan yang kali ini diadakan di Bekasi akan selesai pada hari Sabtu nanti (23 Januari 2010). Dan... seperti biasa, waktu aku mengantarkan ke Stasiun Kereta Api bersama Shasa, ada rasa yang hilang dan ada ruang yang tiba-tiba hampa.... dalam hatiku.


Kekasihku... semoga Allah mudahkan kebaikan untukmu di mana pun kamu berada... Amin.

Ketika kau pergi

Malam ini
Ketika sosokmu telah menghilang
dalam gerbong kereta api
ada ruang yang menghampa

Ketika peluit kereta melengking
Mengucapkan salam perpisahan
ada kesepian yang menyapa



Ketika kereta bergerak melaju
dan meninggalkanku termangu
selimut kesedihan mampir di hati

Kekasih
Dalam tatap nanarku
keretamu melaju semakin kencang
membentangkan jarak antara kau dan aku
semoga tidak dengan hati kita

Aku masih milikmu
dan akan tetap menunggu
meski pilu mendera
dan rindu makin meraja

Ya Allah...
aku titipkan kekasih hatiku
dalam lindunganMU
mudahkanlah segala urusannya
lancarkanlah perjalanannya
dan ampunilah dosanya

Ya Allah...
kabulkanlah doaku
karna ku tahu
tak kan ada yang sia-sia
apapun yang kutitipkan
pada-MU


Madiun, 20 Januari 2010 (22.10)


***



Malam ini aku ditinggalkan suami lagi, karena lagi-lagi suamiku ditugaskan untuk mengikuti pelatihan. Pelatihan yang kali ini diadakan di Bekasi akan selesai pada hari Sabtu nanti (23 Januari 2010). Dan... seperti biasa, waktu aku mengantarkan ke Stasiun Kereta Api bersama Shasa, ada rasa yang hilang dan ada ruang yang tiba-tiba hampa.... dalam hatiku.


Kekasihku... semoga Allah mudahkan kebaikan untukmu di mana pun kamu berada... Amin.

Jumat, 15 Januari 2010

Rasa yang membara

Salahkah aku kawan
ketika hatiku membenci
seseorang yang tega lukai hati
dan tinggalkan nyeri

Salahkah aku kawan
ketika tersimpan bara
yang kini membakar dada
dan segenap logika

Sungguh
aku pun tak ingin begini
hanya ku tak mampu
kendalikan emosi
dan segala rasa benci


Lelah kawan
sungguh lelah kurasa
memanggul segala rasa
yang menyesakkan dada


Andai ku mampu
kan kumusnahkan semua
segala bara yang ada
Ataukah kau punya
penawar segala rasa
agar ku bebas merdeka


Kawan.....
Jika ada waktumu
kan kutumpahkan segala rasaku
karna ku ingin bahagia
dalam sejuk dan indahnya
nada-nada cinta
bersamamu...

For : someone, thanks telah membagi segala rasamu padaku..., semoga selalu tabah

Sad butterfly