Aku sudah coba jelaskan kepada Shasa bahwa anak-anak yang ngeblog tak sebanyak orang dewasa. Selain itu, anak-anak juga ngeblog
Sebenarnya, menurutku siy..., kemampuan Shasa dalam hal menulis
Menurutku saat itu, kalau Shasa punya media yang menarik untuk belajar mengarang, pasti dia akan lebih semangat. Tak pernah kusangka bahwa keberadaan blogku yang ternyata (dalam kaca mata Shasa) lebih dikenal daripada blog Shasa justru menyebabkan Shasa patah arang. Malah, dia sempat minta blog-nya dihapus saja. Walah...!!
Aku sudah mencoba segala macam bujuk rayu dan berbagai macam upaya agar Shasa semangat
Shasa sendiri sebenarnya masih ingin belajar nulis. Shasa sendiri masih tertarik dengan blog. Tapi..., dia takut kecewa karena apa yang dia tulis tak ada yang mau baca. Walaupun selama ini aku dan suami rajin memberikan komentar tentang kemajuannya dalam menulis, tetap saja tidak banyak berarti bagi Shasa. "
Ya.. ya, namanya juga anak-anak. Aku tak bisa memaksanya. Aku hanya akan terus mencoba membangkitkan semangatnya untuk belajar menulis lagi. Mendorongnya untuk melakukan hal positif tidak salah bukan ?? Semoga saja Shasa akan kembali bersemangat untuk ngeblog. Amien.... *sambil berharap banyak pihak yang mau ikut bantu doa* Tapi seandainya Shasa sudah benar-benar mau meninggalkan blognya untuk selamanya, aku tetap tidak bisa berbuat apa-apa.

