Aku sangat suka buku. Sejak kecil aku sudah suka buku.
Tapi bedanya dulu aku harus betul-betul memilih buku yang harus aku beli. Kalau untuk buku pelajaran, orang tuaku tak pernah membatasinya. Tapi untuk membeli buku di luar buku-buku pelajaran sekolah, orang tuaku tak akan semudah itu membelikannya untukku. Untuk bisa membeli buku-buku itu seringkali aku harus "berjuang". Aku harus menabung dulu untuk bisa membeli buku yang aku inginkan.
Karena seringkali tak mampu membeli buku-buku yang aku inginkan, orangtuaku memberikan alternatif lain padaku. Mereka mengusulkan padaku untuk meminjam buku pada persewaan buku, yang saat itu belum ada banyak di kotaku. Usul itu tentu saja langung aku setujui.
Sehingga, hampir di setiap Sabtu aku berangkat ke persewaan buku untuk meminjam buku.
Karena seringkali tak mampu membeli buku-buku yang aku inginkan, orangtuaku memberikan alternatif lain padaku. Mereka mengusulkan padaku untuk meminjam buku pada persewaan buku, yang saat itu belum ada banyak di kotaku. Usul itu tentu saja langung aku setujui.
Sebenarnya aku ingin sekali memiliki sendiri buku-buku yang benar-benar aku suka. Tapi saat itu aku harus puas hanya dengan meminjam lewat persewaan buku. Aku sependapat dengan sebagian besar orang yang mengatakan bahwa harga buku tergolong mahal. Bukan hanya dulu waktu aku kecil, tapi sampai sekarang pun harga buku masih mahal. Harga buku-buku yang ada selama ini tak mampu dijangkau oleh golongan menengah ke bawah.
Kondisi yang ada saat ini mengakibatkan banyak sekali anak-anak yang tak mampu membeli buku.
Aku suka buku dan aku ingin membeli banyak buku. Tapi karena aku menilai harga buku banyak yang masih mahal, maka aku lebih suka membeli buku dengan harga diskon !! Sayang sekali di Madiun tak banyak toko buku yang besar dan lengkap. Kondisi tersebut seringkali membuatku harus minta tolong pada teman yang tinggal di Jakarta / Surabaya untuk membelikan buku untukku.
Tapi tetap saja aku lebih suka membeli buku yang ada diskonnya. Soalnya, dengan diskon yang ada bisa membuatku membeli lebih banyak buku. Makanya, aku dulu seringkali mengangankan di Madiun ada toko buku yang tak segan-segan ngasih diskon !!
Karena harapan itu lama tak terwujud, makanya aku cari buku diskonan lewat acara-acara pameran buku. Pernah suatu kali di Yogyakarta ada pameran buku yang besar. Kebetulan saat itu ada teman yang sedang ke Yogyakarta. Maka aku tanpa sungkan-sungkan menitipkan padanya daftar buku yang ingin kubeli lewat acara pameran itu. Dan, ternyata tidak mengecewakan karena ternyata diskon yang diberikan rata-rata 15%-25%.
Sayang sekali di Madiun tak pernah ada pameran buku. Makanya waktu Ponorogo mengadakan pameran buku, aku segera berangkat ke Ponorogo. Dan, tentu saja seperti biasa aku lapar mata. Apalagi melihat buku-buku yang semuanya sudah didiskon.
Lebih senang lagi waktu di Madiun akhirnya digelar acara Pameran Buku. Kegiatan ini bekerja sama dengan Gramedia. Dan sebagaimana pameran buku pada umumnya, buku-buku yang dijual sebagian besar sudah didiskon. Tentu saja kebiasaan buruk lapar mata berlangsung lagi.
Tapi tentu saja dari satu pameran ke pameran lain kurang memuaskan. Karena kegiatan pameran biasanya hanya berlangsung 7-10 hari. Setelah itu...., kemana lagi aku harus cari buku diskon ?? Maka, aku kembali merasa iri dengan kota-kota besar yang punya toko buku diskon (bahkan bukan hanay 1 toko buku, tapi beberapa toko buku sekaligus!).
Tapi ternyata kesabaran itu ada ujungnya juga. Karena kini di Kota Madiun sudah berdiri Toko Buku Toga Mas !! Asyiik...
Kini dengan keberadaan Toga Mas di Kota Madiun membuatku makin semangat lagi. Aku tak perlu pusing-pusing lagi mencari buku yang aku inginkan. Aku tak perlu lagi nitip untuk beli buku kepada teman-temanku yang ada di kota-kota besar. Dan yang jelas..., buku-bukunya ada diskonnya !! Walau diskonnya juga tak banyak, tapi tetap aja membuatku seneng...
Kesannya aku perhitungan banget ya untuk beli buku ?? Hehehe, biarin saja. Pokoknya kalau bisa beli yang ada diskonnya, why not ?!? Baru deh kalau ternyata harus beli buku yang tak ada diskonnya, maka dengan terpaksa (hehehe...) toh buku tetap aku beli juga. Soalnya kalau sudah naksir suatu buku, apapun yang terjadi tetap nekad dibeli juga.
Jadi intinya, kesukaanku akan buku akan lebih tersalurkan karena sekarang di Kota Madiun sudah ada Toko Buku Toga Mas yang rela memberikan diskon untuk buku-buku yang dijualnya. Tepuk tangan......










