Senin, 02 Agustus 2010

Bahagiaku

Alhamdulillah... aku bahagia sekali dan aku ingin berbagi bahagia ini dengan semua sobat yang telah mampir ke sini. Yang pertama, aku bahagia karena perjalanan dinasku ke Bandung sejak Kamis hingga Minggu dini hari telah berjalan lancar. Yang membuat acara-ku di Bandung makin menyenangkan adalah karena aku dapat kesempatan untuk kopdar dengan Mbak Vicky (cerita lengkapnya nyusul ya..).

Yang kedua, aku bahagia karena bisa kembali lagi mengunjungi rumah mayaku ini setelah terlantar selama berhari-hari karena aku tinggal pergi. Terima kasih untuk semua yang tetap setia mampir kesini. Maaf jika aku belum sempat berkunjung balik ya... Insya Allah aku akan meluangkan waktu untuk nyicil mengunjugi sobat semua. Sabar ya...

Yang paling membahagiakan aku adalah hari ini... Yups, hari ini adalah Hari Ulang Tahun Pernikahanku yang ke-12. Tak terasa sudah 12 tahun aku lewati hari dalam suka dan duka bersama  dengan suami tercinta. Sebuah perjalanan yang memberikan banyak pelajaran hidup dan memberikan kenangan yang tak terlupakan bagi kami berdua. Sebuah perjalanan yang telah mendewasakan aku....

Teruntuk suamiku...
tetaplah mencintaiku dan menerimaku sebagaimana aku adanya
tetaplah menjadi cahaya dalam hidupku
tetaplah menjadi penuntun dalam tiap langkahku
tetaplah menjadi penguat dalam setiap keterpurukanku
tetaplah gandeng tanganku hingga akhir nanti

Teruntuk suamiku...
terima kasih yang tak terhingga untukmu karna telah :
menemani hari-hariku
menampung semua keluh kesahku
berbagi tawa bahagia bersamaku
berlapang dada menerima segala marahku
menerima segala kekurangan dan kelemahanku

Teruntuk suamiku...
cinta dan hidupku telah tercurahkan sepenuhnya untukmu
kesetiaan ini aku persembahkan hanya untukmu
semoga pondasi cinta kita makin kukuh dari hari ke hari
hingga bangunan yang kita bangun mampu mengayomi kita bersama
dalam membimbing dan mengasuh buah hati kita

Terima kasih suamiku telah menemaniku dalam perjalanan ini
semoga saja sinergi yang terbangun antara kita
dapat mengantarkan Shasa menuju kebahagiaan dan keberhasilan
Amin...






Sebagai penutup aku ingin menyalin lirik lagu CINTA PUTIH yang telah dibuat Katon Bagaskara, karena lirik lagu itu benar-benar mewakili apa  yang ingin aku sampaikan...

Mari kita jaga sebentuk cinta putih yang telah terbina
Sepenuhnya terjalin pengertian antara engkau dan aku
Masihlah panjang jalan hidup mesti ditempuh
S’moga tak lekang oleh waktu

Cukup bagiku hadirmu
Membawa cinta selalu
Lewat warna sikap kasihku
Kau ungkap tlah terjawab

Jika kau bertanya sejauh mana cinta membuat bahagia
Sepenuhnya t‘rimalah apa adanya dua beda menyatu
Saling mengisi tanpa pernah mengekang diri
Jadikan percaya yang utama

Minggu, 01 Agustus 2010

Reformasi

Yuk kali ini kita bicara tentang reformasi. Kalau kali ini topiknya sedikit beda dan agak 'berat'itu karena aku memenuhi ajakan Mas Trimatra yang kembali menggelar acara Posting kolaborasi dengan tema: "di bawah bendera reformasi" (ih, judulnya 'serem' juga ya..? hehehe)

Yang aku tahu, pengertian reformasi adalah : merobah, atau merombak, atau membangun kembali, atau menyusun kembali. Kata reformasi sendiri aku (atau kita?) kenal pada masa-masa tumbangnya orde baru. Tujuannya tentu saja untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan yang sudah diwariskan oleh Orde Baru atau merombak segala tatanan politik, ekonomi, sosial dan budaya yang berbau Orde Baru.

Reformasi di negara kita memang harus dilakukan dalam berbagai bidang. Yang harus diingat adalah bahwa reformasi bukan hanya urusan pemerintah saja atau rakyat saja, namun urusan seluruh bangsa. Memang, rakyatlah yang paling membutuhkannya, khususnya demi kehidupan yang lebih baik bagi generasi yang sekarang dan generasi yang akan datang.

Namun kali ini aku tak akan membahas reformasi secara umum, karena (bagiku) terlalu kompleks. Aku hanya akan bicara tentang reformasi di dunia pendidikan. Sebagaimana kita semua tahu, bahwa makin hari biaya pendidikan semakin tinggi. Bahkan di sekolah-sekolah negeri serta perguruan tinggi negeri pun biaya pendidikan juga sudah mulai mahal.

gambar diculik dari sini

Untuk ukuran SD saja, meski biaya pendidikan katanya sudah gratis, tapi masih saja ada sekolah-sekolah yang mensyaratkan murid-muridnya untuk memiliki buku sendiri. Memang sekarang pengadaan buku tidak lagi menjadi urusan sekolah, tapi tiap murid harus mencari sendiri. Meski begitu tiap wali murid pasti keluar uang banyak, karena harga buku pelajaran sekolah SD saja sudah mahal. Sementara untuk sekolah-sekolah yang ada di pinggiran (dan sepi peminat) biasanya untuk pengadaan buku dan seragam sekolah diambilkan dari dana BOS.

Untuk jenjang SMP dan SMA di kotaku, sudah mulai ada Rintisan Sekolah Berstandar Internasional. Tentu saja dengan mensyaratkan biaya yang sangat tinggi bagi siapa saja yang berhasil masuk sekolah itu. Maklum saja, untuk sekolah2 berstatus RSBI ini tiap murid harus dilengkapi dengan sarana dan prasarana seperti laptop. Hal-hal seperti ini menyebabkan anak-anak pandai tapi miskin tak mendapat kesempatan untuk menuntut ilmu di sekolah-sekolah yang 'bagus' dan harus rela menuntut ilmu di sekolah-sekolah biasa saja.

Belum lagi biaya kuliah yang... makin gila-gilaan. Seperti tahun ini, beberapa rekan kerjaku banyak yang mencari perguruan tinggi untuk anak-anak mereka. Ada yang bilang bahwa untuk bisa masuk perguruan tinggi negeri pun dituntut biaya yang sangat besar, bahkan ada yang sampai mencapai 200 juta rupiah...! Wow.., baru masuk saja sebesar itu, terus biaya kuliah per semesternya berapa ya..?

Mengapa di negara kita tercinta biaya pendidikan begitu mahal ? Kita harus jujur mengakui bahwa masih banyak anak-anak yang tak mampu menikmati pendidikan sampai jenjang pendidikan menengah. Bahkan untuk mengikuti pendidikan dasar saja masih ada yang tak sanggup karena terbentur biaya. Jika anak-anak, selaku generasi penerus bangsa ini, tak mampu mengenyam pendidikan, lantas bagaimana nasib bangsa ini di masa yang akan datang ?

Rasanya kita semua perlu memikirkan lagi cara yang tepat agar setiap anak di negara ini bisa mengenyam pendidikan dengan biaya murah. Agar tak ada lagi anak-anak yang tak memiliki modal untuk menghadapi masa depan yang kian sarat dengan kompetisi ini. Kapan semuanya itu akan dapat kita wujudkan..?

Sabtu, 31 Juli 2010

Koleksi foto

Saat sobat mampir ke blog ini, aku sedang tidak ada disini. Sejak tanggal 29 Juli 2010 malam aku berangkat ke Bandung dan baru akan kembali ke Madiun lagi pada tanggal 1 Agustus 2010 dini hari. Keberangkatanku ke Bandung kali ini untuk acara dinas (lagi). Doakan kegiatanku di Bandung dapat berjalan dengan lancar ya..? Doakan juga semoga perjalananku lancar. Amin.

Sobat.., kali ini aku hanya ingin berbagi koleksi foto milikku. Namun maaf banget jika hasil pemotretan yang aku lakukan tak bagus. Mungkin juga sudut-sudut pengambilan gambar tak tepat. Segala kekurangan yang ada dalam foto ini mohon untuk dimaklumi ya... karena aku memang bukan photographer profesional. Aku bahkan tak pernah belajar tentang bagaimana teknik fotografi yang benar.

OK.., daripada berpanjang kata... inilah sebagian dari koleksi fotoku. Kali ini temanya adalah Bunga. Ini dia foto-fotonya.....

bunga teratai yang cantik sekali
(diambil dari sebuah tempat wisata)

koleksi kambojaku


beberapa koleksi euporbia-ku

bunga kemuning

bunga desember

Semua foto bunga itu adalah tanaman di rumahku, kecuali teratai. Sayang sekali, karena makin sempitnya waktuku (dan suamiku) untuk mengurusi tanaman-tanaman itu, beberapa diantaranya tidak terawat. Walau masih berbunga, tapi kondisinya sudah tidak secantik yang ada di foto-foto itu.

Nah.., bagaimana menurutmu kawan, apakah memandang keelokan ciptaan Yang Maha Kuasa mampu membuat damai hati kita..?

Jumat, 30 Juli 2010

Speech Competition

Besok, hari Sabtu, tanggal 31 Juli 2010 Shasa akan mengikuti lomba lagi, yaitu Speech Competition. Selama beberapa hari ini Shasa sibuk berlatih, siang hari di sekolah dengan guru pembimbing Bahasa Inggrisnya dan sore hari berlatih lagi di tempatnya les Bahasa Inggris. Beberapa hari yang sibuk, tak hanya bagi Shasa tapi juga bagi ayahnya yang harus bolak balik antar jemput Shasa.

Dalam lomba kali ini, salah satu tema yang diangkat dalam pidato itu adalah masalah teknologi. Untuk itu, Shasa telah mencoba membuat sendiri naskah pidatonya. Naskah yang dibuatnya tidaklah panjang, yang bercerita tentang kemajuan teknologi dan pengaruhnya dalam kehidupan sehari-hari. Yang dijadikan contoh oleh Shasa adalah internet dan telepon seluler. Naskah itu sempat direvisi oleh guru les Bahasa Inggrisnya, karena ada beberapa kata yang dipilih Shasa dinilai kurang tepat.

Seperti biasa, Shasa sangat antusias sekali dalam mempersiapkan diri dalam lomba ini. Naskah pidato itu telah berhasil dihafal Shasa sejak jauh-jauh hari, mungkin karena hasil karya sendiri sehingga mudah baginya untuk menghafal naskah itu. Setelah naskah dikuasai, Shasa bisa fokus pada tekniknya.

Sebenarnya, Shasa ingin sekali aku bisa hadir dan menyaksikannya berlomba pada hari Sabtu itu. Namun sayang sekali, aku sedang dinas ke Bandung sehingga tidak bisa mendampinginya kali ini. Untuk menyemangati Shasa, ayahnya dan juga Ibuku akan hadir menemani Shasa. Semoga saja Shasa bisa tampil maksimal dalam lombanya nanti. Amin....

Shasa sangat berharap bisa lolos sampai ke babak final, agar aku bisa menyaksikannya berlomba. Menurut rencana babak final akan diselenggarakan pada hari Minggu 1 Agustus 2010 dan pada Minggu dini hari aku sudah sampai kembali di Madiun. Aku sendiri pun berharap dapat menyaksikan Shasa pada tanggal 1 Agustus nanti.

Sobat semua..., mohon doanya untuk Shasa ya, agar dia mampu menampilkan yang terbaik yang dia bisa, dan syukur-syukur bisa masuk final. Terima kasih...

Kamis, 29 Juli 2010

Bersaing dengan batuk

Beberapa hari ini aku terserang penyakit yang selama ini paling aku 'hindari' yaitu... batuk ! Karena, batukku memang bukan termasuk batuk yang ringan. Kalau aku sudah batuk pasti yang mendengarnya akan kasihan sekaligus risih, karena gak berhenti-berhenti bahkan sampai memerah mukaku. Itu sebabnya, aku tersiksa sekali jika sedang batuk. Aku malu bertemu banyak orang dalam keadaan seperti itu. Kalau teman-teman sekantorku, yang sudah lama kenal aku, tahu banget bagaimana beratnya batukku.

Cerita tentang bagaimana repotnya aku kalau sedang batuk pernah aku ceritakan di Rapat Batuk. Entah mengapa sejak kecil aku paling mudah terserang batuk. Kali ini batuk yang aku rasakan adalah karena kondisi tidak menguntungkan yang aku alami selama perjalanan dinasku ke Makasar beberapa hari yang lalu. Mungkin karena kondisi fisik yang lelah ditambah dengan masuk angin (karena tak terbiasa dengan AC), sehingga sang batuk kembali menyambangi aku.

Masalahnya adalah... Jumat dan Sabtu yang akan datang aku kembali harus melakukan perjalanan dinas ke Bandung. Sebenarnya acara dinas ke Bandung ini sudah bukan tugasku lagi semenjak aku dialihtugaskan ke bidang lain pada pertengahan bulan ini. Namun karena penggantiku masih berkewajiban menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya di tempat kerjanya yang lama sampai akhir bulan ini, maka my boss memintaku untuk pergi ke Bandung.

Rencananya aku akan berangkat ke Bandung dengan menggunakan kereta api pada hari Kamis malam dan akan kembali ke Madiun pada Minggu pagi. Yang menjadi pikiranku saat ini adalah batukku harus sembuh dulu sebelum berangkat. Tentu saja aku malu jika selama rapat berlangsung aku terbatu-batuk dengan sangat hebatnya. Alasan lainnya adalah kata kakak iparku yang tinggal di Bandung, saat ini Bandung sedang sangat dingin dan hampir tiap hari hujan. Nah.., aku takut jika batukku belum sembuh malah akan semakin parah.

Itu sebabnya aku sekarang bersaing dengan batuk. Kuat usahaku menghentikan batukku atau kuat batuk yang menguasaiku. Aku berjuang dengan barbagai cara agar kali ini aku yang menang bersaing melawan batuk. Bepergian dengan kondisi badan yang kurang fit sama sekali tidak menyenangkan bukan..?

Sobat..., bantu aku dengan doa ya semoga saja batukku segera berhenti dan aku siap menjalankan tugas untuk mengikuti rapat dinas ke Bandung. Amin.