Minggu, 05 April 2009

Menari dan Ekspresi Diri

Beberapa hari yang lalu aku (secara tak sengaja) melihat acara di TVRI tentang tari-tarian daerah. Aku tak tahu apa judul acaranya, karena aku nontonnya di tengah-tengah acara. Yang jelas, saat itu ditayangkan beberapa anak-anak yang sedang menari. Mereka membawakan tarian tradisional kreasi baru.

Melihat anak-anak itu menari, aku jadi teringat masa lalu. Dulu, aku juga menari. Aku belajar menari sejak SD sampai SMA. Aku sangat suka menari. Aku sudah beberapa kali tampil di panggung untuk menari, aku juga pernah menari di hajatan pernikahan. Aku juga pernah ikutan lomba nari (tapi cuma di sekolah).


Aku ingat ada cerita lucu di saat aku ikut lomba antar kelas waktu aku SMA dulu. Saat itu aku menampilkan suatu tarian tradisional kreasi baru yang baru aku pelajari dalam waktu 1 minggu. Sayang aku lupa nama tarian itu. Saat aku tampil di panggung, pas di tengah-tengah tarian ternyata ada bagian yang aku lupa. Tapi, aku cuek aja dan terus menari dengan "kreasiku" sendiri (sambil berdoa agar tak ada yang tahu kalau gerakanku asal hehehe).

Syukurlah, kemudian aku bisa meneruskan lagi tarian itu dengan benar. Untungnya, karena tarian yang aku bawakan adalah tarian baru jadi belum banyak yang tahu. Sehingga banyak yang gak tahu kalau aku sempat lupa gerakan di tengah-tengah tarian. Dan hasil lomba tari saat itu adalah.... aku jadi Juara II !! Hehehe, gak sangka sama sekali ya ?

Satu hal yang menarik dalam keterlibatanku dalam dunia tari menari. Aku sebenarnya dulu sangat pemalu (kalau sekarang bagaimana ya ? Whehehe). Tapi ternyata saat di panggung aku bisa melupakan rasa malu. Aku bisa tampil sangat percaya diri.

Pernah waktu aku masih kelas 1 SMA, saat penutupan masa orientasi, tiap-tiap kelas diminta menampilkan acara. Saat itu teman-teman sekalasku sepakat untuk menampilkan paduan suara. Tetapi aku tidak mau ikut, aku malu tampil menyanyi di depan umum. Karena aku merasa suara-ku tidak bagus. Walaupun nyanyinya keroyokan, aku tetap menolak untuk ikut. Akhirnya, aku dan seorang teman dapat tugas menari. Dan... aku langsung setuju !! Bayangkan, aku lebih percaya diri menari berdua daripada menyanyi keroyokan !!

Lama baru kusadari bahwa saat itu menari bagiku adalah salah satu bentuk ekspresi diri-ku. Mengutip pendapat William Winter bahwa ”Ekspresi diri adalah kebutuhan dominan dari sifat dasar manusia.” Ekspresi diri adalah bagian dari upaya mengaktualisasi kemampuan di dalam diri.

Ekspresi diri adalah salah satu cara bagaimana kita menginginkan orang melihat kita. Aku sadar, bahwa dengan menari aku bisa mengeluarkan semua perasaanku. Oleh karena itu, aku sangat suka menari. Mungkin bagi orang yang tak pernah menari akan sulit memahaminya. Tapi itulah yang dulu aku rasakan. Aku menari dengan perasaanku. Sulit sekali untuk menjelaskannya dengan kata-kata.

Sayang sekali, kegiatan menari kini sudah tidak aku lakukan lagi. Sejak duduk di bangku perguruan tinggi, aku nyaris tak pernah lagi menari. Dalam rentang waktu itu, aku hanya menari saat mengajari anak-anak Desa Kertojayan, tempatku KKN dulu.
Setelah KKN itu sampai sekarang aku sama sekali tak pernah lagi menari.

Sehingga, waktu aku melihat acara tarian di TVRI beberapa hari yang lalu, tiba-tiba saja aku jadi kangen sekali untuk menari !! Pengen sekali bisa menari lagi. Sayang, setelah terlalu lama vakum menari, aku jadi lupa dengan tari-tarian yang dulu aku kuasai. Selain itu, aku juga sudah tidak punya lagi kaset-kaset tariannya. Sayang sekali....

Untungnya, aku sekarang punya media ekspresi diri yang lain, yaitu menulis. Dan seperti juga menari, aku sangat suka menulis. Aku menulis dengan segenap perasaanku. Makin hari aku makin menyukai media ekspresi diri-ku yang baru ini.

Catatan : sayang sekali, Shasa tidak mewarisi bakat menari dariku hiks....


*) Gambar perempuan menari diambil dari sini

Menari dan Ekspresi Diri

Beberapa hari yang lalu aku (secara tak sengaja) melihat acara di TVRI tentang tari-tarian daerah. Aku tak tahu apa judul acaranya, karena aku nontonnya di tengah-tengah acara. Yang jelas, saat itu ditayangkan beberapa anak-anak yang sedang menari. Mereka membawakan tarian tradisional kreasi baru.

Melihat anak-anak itu menari, aku jadi teringat masa lalu. Dulu, aku juga menari. Aku belajar menari sejak SD sampai SMA. Aku sangat suka menari. Aku sudah beberapa kali tampil di panggung untuk menari, aku juga pernah menari di hajatan pernikahan. Aku juga pernah ikutan lomba nari (tapi cuma di sekolah).


Aku ingat ada cerita lucu di saat aku ikut lomba antar kelas waktu aku SMA dulu. Saat itu aku menampilkan suatu tarian tradisional kreasi baru yang baru aku pelajari dalam waktu 1 minggu. Sayang aku lupa nama tarian itu. Saat aku tampil di panggung, pas di tengah-tengah tarian ternyata ada bagian yang aku lupa. Tapi, aku cuek aja dan terus menari dengan "kreasiku" sendiri (sambil berdoa agar tak ada yang tahu kalau gerakanku asal hehehe).

Syukurlah, kemudian aku bisa meneruskan lagi tarian itu dengan benar. Untungnya, karena tarian yang aku bawakan adalah tarian baru jadi belum banyak yang tahu. Sehingga banyak yang gak tahu kalau aku sempat lupa gerakan di tengah-tengah tarian. Dan hasil lomba tari saat itu adalah.... aku jadi Juara II !! Hehehe, gak sangka sama sekali ya ?

Satu hal yang menarik dalam keterlibatanku dalam dunia tari menari. Aku sebenarnya dulu sangat pemalu (kalau sekarang bagaimana ya ? Whehehe). Tapi ternyata saat di panggung aku bisa melupakan rasa malu. Aku bisa tampil sangat percaya diri.

Pernah waktu aku masih kelas 1 SMA, saat penutupan masa orientasi, tiap-tiap kelas diminta menampilkan acara. Saat itu teman-teman sekalasku sepakat untuk menampilkan paduan suara. Tetapi aku tidak mau ikut, aku malu tampil menyanyi di depan umum. Karena aku merasa suara-ku tidak bagus. Walaupun nyanyinya keroyokan, aku tetap menolak untuk ikut. Akhirnya, aku dan seorang teman dapat tugas menari. Dan... aku langsung setuju !! Bayangkan, aku lebih percaya diri menari berdua daripada menyanyi keroyokan !!

Lama baru kusadari bahwa saat itu menari bagiku adalah salah satu bentuk ekspresi diri-ku. Mengutip pendapat William Winter bahwa ”Ekspresi diri adalah kebutuhan dominan dari sifat dasar manusia.” Ekspresi diri adalah bagian dari upaya mengaktualisasi kemampuan di dalam diri.

Ekspresi diri adalah salah satu cara bagaimana kita menginginkan orang melihat kita. Aku sadar, bahwa dengan menari aku bisa mengeluarkan semua perasaanku. Oleh karena itu, aku sangat suka menari. Mungkin bagi orang yang tak pernah menari akan sulit memahaminya. Tapi itulah yang dulu aku rasakan. Aku menari dengan perasaanku. Sulit sekali untuk menjelaskannya dengan kata-kata.

Sayang sekali, kegiatan menari kini sudah tidak aku lakukan lagi. Sejak duduk di bangku perguruan tinggi, aku nyaris tak pernah lagi menari. Dalam rentang waktu itu, aku hanya menari saat mengajari anak-anak Desa Kertojayan, tempatku KKN dulu.
Setelah KKN itu sampai sekarang aku sama sekali tak pernah lagi menari.

Sehingga, waktu aku melihat acara tarian di TVRI beberapa hari yang lalu, tiba-tiba saja aku jadi kangen sekali untuk menari !! Pengen sekali bisa menari lagi. Sayang, setelah terlalu lama vakum menari, aku jadi lupa dengan tari-tarian yang dulu aku kuasai. Selain itu, aku juga sudah tidak punya lagi kaset-kaset tariannya. Sayang sekali....

Untungnya, aku sekarang punya media ekspresi diri yang lain, yaitu menulis. Dan seperti juga menari, aku sangat suka menulis. Aku menulis dengan segenap perasaanku. Makin hari aku makin menyukai media ekspresi diri-ku yang baru ini.

Catatan : sayang sekali, Shasa tidak mewarisi bakat menari dariku hiks....


*) Gambar perempuan menari diambil dari sini

Apa enaknya ngeblog ??

Apa enaknya ngeblog ?? Itu PR yang diberikan kepadaku oleh mbak Fanny. Ceritanya, kemarin setelah aku selesai posting "Masih ada award".., aku dapat info dari mbak Fanny. Katanya, aku dapat award darinya. So, akhirnya aku meluncur deh ke Sang Cerpenis Bercerita. Dan disana aku menemukan award yang ditujukan untukku sekaligus PR-nya.

Dengan mengucap terima kasih award itu langsung aku terima dengan tangan terbuka dan senang hati. Sementara PR-nya, aku simpen dulu di saku. Selain karena kemarin baru saja mempublikasikan 2 buah postingan, aku juga perlu waktu untuk menjawab PR dari mbak Fanny ini. Setelah aku dapat jawabnya, maka kini award dan PR itu aku publikasikan. Untuk mbak Fanny, makasih banyak awardnya dan tolong PR-ku dicek ya, udah betul belum ??

Kalau aku ditanya, "apa enaknya ngeblog ??" Maka jawabanku adalah : ngeblog itu ternyata banyak enaknya daripada enggaknya. Bagiku, blog milikku adalah catatan harianku. Aku bisa menuangkan segala macam perasaanku dan pikiranku dalam blog milikku. Blog adalah jalan keluar dari kebutuhanku untuk punya tempat menuangkan segalanya. Sementara menulis dengan tangan sudah terasa berat aku lakukan, maka kehadiran blog membukakan jalanku untuk tetap punya catatan harian (tanpa harus bersusah payah menulis indah di buku !! Akibat dari jarangnya nulis, sekarang tulisan tanganku jelek sekali saudara-saudara... Hikss... ).

Kelebihan dari catatan harian lewat blog ini adalah aku bisa ngutak-ngatik blog-ku sesuai dengan mauku. Mau ditambahi asesoris macam-macam pun bisa, seperti foto, jam, kalender, dll. Template yang keren juga banyak, tinggal milih aja. Alhasil, catatan harianku ini jadi indah sekali (tentu saja sesuai dengan selera-ku, si empunya catatan. Mungkin bagi orang lain, tampilan blog-ku ini masih belum keren ya ?!?). Imbas dari catatan harian yang makin cantik ini aku jadi lebih semangat lagi untuk mengisinya, tentu saja selagi aku punya waktu luang. Walaupun terkadang aku juga curi-curi waktu di saat keinginan untuk curhat sudah tak terbendung lagi hehehe.

Hebatnya lagi, catatan harian via media blog ini bisa langsung dapat feedback. Di saat aku curhat tentang kebingunganku atau kesedihanku dalam catatan harianku (baca : blog) ini, ternyata aku langsung dapat dukungan, bantuan dan semangat dari sobat-sobat blogger lainnya. Pun di saat aku berbagi suka dalam blog-ku ini, ternyata sobat-sobat blogger lainnya juga bersuka cita bersamaku. Hmmm, senangnya karena aku merasa bahwa aku tidak jalan sendiri. Ternyata, masih ada orang "di luar sana" yang mau perduli dan mau berbagi. Asyiknya...

Apa lagi ya ?? Oh ya, tentu saja, lewat ngeblog aku jadi belajar banyak hal-hal baru. Bukan saja tentang teknik ngeblog, tapi juga belajar dari kisah, pengalaman dan artikel dari sobat-sobat blogger yang lain. Blog ternyata menyediakan begitu banyak hal untuk dibaca dan dipelajari bagi siapa saja yang mau. Ingin tahu beragam informasi (dari yang serius sampai yang konyol sekalipun) dan kisah menarik lainnya?? Rajin-rajin deh blogwalking..., karena begitu banyak hal yang telah disajikan dalam blog.

Yang tak boleh terlupakan, lewat ngeblog kita bisa nambah teman. Walau senyatanya di antara sobat-sobat blogger itu ada yang sama sekali belum pernah bertemu, tapi pertemanan lewat dunia maya (baca : blog) toh bisa terjalin dengan indahnya. Niat baik pasti dapat pahala, bukan ?

Terakhir aku cuma mau bilang, bahwa saat ini aku suka banget ngeblog !! Tapi aku berharap sampai kapan pun aku masih akan tetap suka ngeblog. Setidaknya, aku punya catatan harian yang dapat kuwariskan pada anak cucu-ku kelak (kira-kira blog ini masih ada gak ya 10 tahun ke depan ??). Saking senengnya aku dengan blog, teman-teman kantor sampai menggodaku (karena teman-teman yang lain lebih cinta facebook). Tak apalah.... hidup ngeblog !! Semangat terus ya !!

Nah, PR nya sudah selesai kukerjakan, sekarang giliran majang awardnya. Taaraaa...!! Ini dia awardnya :




Award kali ini ingin aku teruskan pada :
Mbak Loly
Mbak Li
Mbak Laisya
Mbak Sinta
Mbak Fanda
dan tak lupa Shasa Imutz

Oke.., semoga semua senang menerimanya ya ?? Salam persahabatan dan tetap rajin ngeblog ya ?!

Apa enaknya ngeblog ??

Apa enaknya ngeblog ?? Itu PR yang diberikan kepadaku oleh mbak Fanny. Ceritanya, kemarin setelah aku selesai posting "Masih ada award".., aku dapat info dari mbak Fanny. Katanya, aku dapat award darinya. So, akhirnya aku meluncur deh ke Sang Cerpenis Bercerita. Dan disana aku menemukan award yang ditujukan untukku sekaligus PR-nya.

Dengan mengucap terima kasih award itu langsung aku terima dengan tangan terbuka dan senang hati. Sementara PR-nya, aku simpen dulu di saku. Selain karena kemarin baru saja mempublikasikan 2 buah postingan, aku juga perlu waktu untuk menjawab PR dari mbak Fanny ini. Setelah aku dapat jawabnya, maka kini award dan PR itu aku publikasikan. Untuk mbak Fanny, makasih banyak awardnya dan tolong PR-ku dicek ya, udah betul belum ??

Kalau aku ditanya, "apa enaknya ngeblog ??" Maka jawabanku adalah : ngeblog itu ternyata banyak enaknya daripada enggaknya. Bagiku, blog milikku adalah catatan harianku. Aku bisa menuangkan segala macam perasaanku dan pikiranku dalam blog milikku. Blog adalah jalan keluar dari kebutuhanku untuk punya tempat menuangkan segalanya. Sementara menulis dengan tangan sudah terasa berat aku lakukan, maka kehadiran blog membukakan jalanku untuk tetap punya catatan harian (tanpa harus bersusah payah menulis indah di buku !! Akibat dari jarangnya nulis, sekarang tulisan tanganku jelek sekali saudara-saudara... Hikss... ).

Kelebihan dari catatan harian lewat blog ini adalah aku bisa ngutak-ngatik blog-ku sesuai dengan mauku. Mau ditambahi asesoris macam-macam pun bisa, seperti foto, jam, kalender, dll. Template yang keren juga banyak, tinggal milih aja. Alhasil, catatan harianku ini jadi indah sekali (tentu saja sesuai dengan selera-ku, si empunya catatan. Mungkin bagi orang lain, tampilan blog-ku ini masih belum keren ya ?!?). Imbas dari catatan harian yang makin cantik ini aku jadi lebih semangat lagi untuk mengisinya, tentu saja selagi aku punya waktu luang. Walaupun terkadang aku juga curi-curi waktu di saat keinginan untuk curhat sudah tak terbendung lagi hehehe.

Hebatnya lagi, catatan harian via media blog ini bisa langsung dapat feedback. Di saat aku curhat tentang kebingunganku atau kesedihanku dalam catatan harianku (baca : blog) ini, ternyata aku langsung dapat dukungan, bantuan dan semangat dari sobat-sobat blogger lainnya. Pun di saat aku berbagi suka dalam blog-ku ini, ternyata sobat-sobat blogger lainnya juga bersuka cita bersamaku. Hmmm, senangnya karena aku merasa bahwa aku tidak jalan sendiri. Ternyata, masih ada orang "di luar sana" yang mau perduli dan mau berbagi. Asyiknya...

Apa lagi ya ?? Oh ya, tentu saja, lewat ngeblog aku jadi belajar banyak hal-hal baru. Bukan saja tentang teknik ngeblog, tapi juga belajar dari kisah, pengalaman dan artikel dari sobat-sobat blogger yang lain. Blog ternyata menyediakan begitu banyak hal untuk dibaca dan dipelajari bagi siapa saja yang mau. Ingin tahu beragam informasi (dari yang serius sampai yang konyol sekalipun) dan kisah menarik lainnya?? Rajin-rajin deh blogwalking..., karena begitu banyak hal yang telah disajikan dalam blog.

Yang tak boleh terlupakan, lewat ngeblog kita bisa nambah teman. Walau senyatanya di antara sobat-sobat blogger itu ada yang sama sekali belum pernah bertemu, tapi pertemanan lewat dunia maya (baca : blog) toh bisa terjalin dengan indahnya. Niat baik pasti dapat pahala, bukan ?

Terakhir aku cuma mau bilang, bahwa saat ini aku suka banget ngeblog !! Tapi aku berharap sampai kapan pun aku masih akan tetap suka ngeblog. Setidaknya, aku punya catatan harian yang dapat kuwariskan pada anak cucu-ku kelak (kira-kira blog ini masih ada gak ya 10 tahun ke depan ??). Saking senengnya aku dengan blog, teman-teman kantor sampai menggodaku (karena teman-teman yang lain lebih cinta facebook). Tak apalah.... hidup ngeblog !! Semangat terus ya !!

Nah, PR nya sudah selesai kukerjakan, sekarang giliran majang awardnya. Taaraaa...!! Ini dia awardnya :




Award kali ini ingin aku teruskan pada :
Mbak Loly
Mbak Li
Mbak Laisya
Mbak Sinta
Mbak Fanda
dan tak lupa Shasa Imutz

Oke.., semoga semua senang menerimanya ya ?? Salam persahabatan dan tetap rajin ngeblog ya ?!

Sabtu, 04 April 2009

Masih ada award

Semula kukira acara timpuk-timpukan award hanya akan berlangsung di Bulan Maret 2009 saja. Tapi ternyata..., aku salah. Sewaktu aku jalan-jalan ke beberapa blog teman, ternyata masih ada saja teman-teman yang ditimpuk dengan award. Malah ada yang "diguyur" award (soalnya dapatnya banyak sekaligus sih hehehehe).

Duh, senengnya liat lalu lintas award yang masih saja berlangsung hingga kini. Banyak hal positif yang aku rasakan dari acara timpuk menimpuk award ini. Yang pertama, aku melihat bahwa persahabatan antara sesama blogger terjalin cukup baik. Semoga saja dengan award-award yang bertebaran di mana-mana ini, persahabatan itu kian terjalin lebih erat lagi. Amin.


Yang kedua, lewat award ini pula silaturahmi antara sesama blogger juga makin terjaga. Yang pertama kali datang jelas untuk mengambil awardnya. Yang kedua, mungkin untuk mengabarkan kalau awardnya sudah diterima dengan baik dan disimpan dengan rapi. Yang ketiga mungkin datang untuk ganti memberikan award. Hmm..., aktivitas yang menyenangkan ternyata.

Yang ketiga, adalah rasa bahagia. Walau kadang yang menerima kebingungan menangkap banyaknya award yang ditimpukkan padanya, tapi ternyata semua happy-happy saja. Yang menimpuk happy dan yang ditimpuk pun happy.

Yang keempat, jadi lebih semangat posting. Lebih semangat lagi ngeblog. Setidaknya dengan adanya award maka kita gak perlu repot-repot lagi cari ide untuk postingan bukan ? Hehehe. Itu yang berlaku untukku lho. Entah kalau orang lain... Soalnya, kadangkala aku pengen banget posting tapi gak tahu apa yang mau ditulis. So, dengan adanya award yang ditimpukkan padaku otomatis aku dapat bahan untuk posting. Hehehehe.

Yang kelima, terbiasa berbagi dengan orang lain. Karena biasanya award yang ditimpukkan itu disertai dengan permintaan untuk menimpukkan lagi award itu pada orang lain. (Kasihan deh si award ini karena ditimpukkan ke sana ke mari). So, karena mendapat award membuahkan rasa bahagia, maka berbagi award identik dengan berbagi bahagia.

Hu uh..., aku omong apa aja ya barusan ?? Padahal sebenarnya aku cuma mau bilang kalau ternyata aku dapat award lagi. Award keduaku di Bulan April 2009. Kali ini award itu datangnya dari sobat blogger-ku yang pecinta buku : Mbak Sinta. Ini dia award unik-nya.




Senengnya lagi award yang aku terima kali ini sama sekali tanpa disertai dengan PR !! Wah.., jarang-jarang nih ada yang baik hati ngasih award tanpa disertai dengan PR hehehe. So, dengan rasa senang di hati, maka dengan hati-hati award itu kuterima. Terima kasih banyak, mbak Sinta.

Sebenarnya, sama seperti mbak Sinta, aku tak paham dengan maksud tulisan "5 facts about me". Tapi tak mengapa, yang penting award udah diterima. Kebetulan aku tadi baru aja ngomong panjang lebar (yang gak penting sebenarnya hiks..) tentang 5 hal yang positif dari award di mataku.

Seperti biasanya, aku juga ingin berbagi award ini lagi pada sobat-sobat yang lain. Biar lebih "pas"..., aku pilih saja 5 orang penerima award ini. Mereka adalah .... :
That's all... Semoga aja awardnya diterima dengan baik dan dapat menambah semangat untuk ngeblog. Salam persahabatan........