Jumat, 02 April 2010

Jembatan 2 negara

Indonesia dan Australia adalah 2 negara yang bertetangga, namun sayangnya selama ini hubungan kedua negara ini tak selalu berjalan mulus. Berbagai peristiwa dan kejadian memang sempat membuat hubungan kedua negara itu memburuk. Prasangka yang salah pun semakin memperburuk kondisi yang ada.

Namun, ternyata semenjak 3 tahun yang lalu telah ada "jembatan" yang menghubungkan kedua negara itu. Bukan jembatan dalam arti fisik, namun jembatan itu berupa "program kemitraan" yang dijalin oleh Australia dengan Indonesia. Program kemitraan itu bernama BRIDGE atau Building Relationship and Growing Engament Australia – Indonesia.

 Gambar diculik dari sini

Program BRIDGE ini mendapat kucuran dana dari Yayasan Myer dan AusAid. Dalam program BRIDGE inilah jembatan persahabatan antara Indonesia dan Australia terjalin melalui dunia pendidikan. Banyak hal yang telah dilakukan program itu antara lain membangun sekolah di Indonesia. Selain itu BRIDGE juga memberikan kesempata kepada guru-guru dari berbagai sekolah di Indonesia untuk melakukan studi banding di sekolah-sekolah yang ada di Australia.

Guru-guru yang dikirim ke Australia itu selain mendapat kesempatan untuk mengajar di sekolah-sekolah setempat, juga mendapat kesempatan luas belajar karena mereka tinggal di rumah-rumah guru Australia. Walau mereka hanya tinggal di Australia selama 3 minggu (21 hari) namun ternyata banyak sekali pengalaman berharga yang dapat dipetik. Rata-rata mereka terkesan dengan minat dari warga Australia dalam mempelajari bahasa dan budaya Indonesia, karena sebagian besar sekolah di Australia ternyata juga mempunyai pelajaran Bahasa Indonesia.

Banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang diperoleh dari program itu. Semua guru yang pulang dari Australia setelah mengikuti program BRIDGE tak segan-segan untuk menerapkan hal-hal positif yang mereka peroleh dari Australia di sekolahnya masing-masing. Hal itu dilakukan semata-mata untuk memajukan dunia pendidikan umumnya, dan khususnya kemajuan anak didiknya masing-masing.

Banyak pihak yang sudah mengakui manfaat dari program BRIDGE tersebut, bukan hanya guru yang mendapatkan kesempatan ke Australia namun juga pihak sekolah dan para murid. Dengan terobosan-terobosan yang dilakukan oleh guru-guru yang baru pulang dari Australia, ternyata membuat suasana belajar mengajar lebih menggairahkan.

Semoga jembatan yang sudah dibangun lewat dunia pendidikan ini dapat menjadi jembatan bagi hubungan yang harmonis antara Indonesia dan Australia. Bagaimanapun juga, pengalaman dan pelajaran dapat kita petik dari siapa saja, bahkan dari orang yang paling kita benci sekalipun. Lewat program BRIDGE ini setidaknya kita mendapatkan 2 hal positif yaitu : adanya kesempatan untuk memajukan dunia pendidikan (berikut tenaga pendidiknya) dan membuat hubungan yang harmonis antara Australia dan Indonesia.

Jadi..., mengapa kita tidak memanfaatkan kesempatan untuk membuat dunia yang damai dan yang lebih baik bagi generasi penerus kita ?

*terinspirasi oleh tayangan Kick Andy : Berguru ke Negeri Kanguru*

Jembatan 2 negara

Indonesia dan Australia adalah 2 negara yang bertetangga, namun sayangnya selama ini hubungan kedua negara ini tak selalu berjalan mulus. Berbagai peristiwa dan kejadian memang sempat membuat hubungan kedua negara itu memburuk. Prasangka yang salah pun semakin memperburuk kondisi yang ada.

Namun, ternyata semenjak 3 tahun yang lalu telah ada "jembatan" yang menghubungkan kedua negara itu. Bukan jembatan dalam arti fisik, namun jembatan itu berupa "program kemitraan" yang dijalin oleh Australia dengan Indonesia. Program kemitraan itu bernama BRIDGE atau Building Relationship and Growing Engament Australia – Indonesia.

 Gambar diculik dari sini

Program BRIDGE ini mendapat kucuran dana dari Yayasan Myer dan AusAid. Dalam program BRIDGE inilah jembatan persahabatan antara Indonesia dan Australia terjalin melalui dunia pendidikan. Banyak hal yang telah dilakukan program itu antara lain membangun sekolah di Indonesia. Selain itu BRIDGE juga memberikan kesempata kepada guru-guru dari berbagai sekolah di Indonesia untuk melakukan studi banding di sekolah-sekolah yang ada di Australia.

Guru-guru yang dikirim ke Australia itu selain mendapat kesempatan untuk mengajar di sekolah-sekolah setempat, juga mendapat kesempatan luas belajar karena mereka tinggal di rumah-rumah guru Australia. Walau mereka hanya tinggal di Australia selama 3 minggu (21 hari) namun ternyata banyak sekali pengalaman berharga yang dapat dipetik. Rata-rata mereka terkesan dengan minat dari warga Australia dalam mempelajari bahasa dan budaya Indonesia, karena sebagian besar sekolah di Australia ternyata juga mempunyai pelajaran Bahasa Indonesia.

Banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang diperoleh dari program itu. Semua guru yang pulang dari Australia setelah mengikuti program BRIDGE tak segan-segan untuk menerapkan hal-hal positif yang mereka peroleh dari Australia di sekolahnya masing-masing. Hal itu dilakukan semata-mata untuk memajukan dunia pendidikan umumnya, dan khususnya kemajuan anak didiknya masing-masing.

Banyak pihak yang sudah mengakui manfaat dari program BRIDGE tersebut, bukan hanya guru yang mendapatkan kesempatan ke Australia namun juga pihak sekolah dan para murid. Dengan terobosan-terobosan yang dilakukan oleh guru-guru yang baru pulang dari Australia, ternyata membuat suasana belajar mengajar lebih menggairahkan.

Semoga jembatan yang sudah dibangun lewat dunia pendidikan ini dapat menjadi jembatan bagi hubungan yang harmonis antara Indonesia dan Australia. Bagaimanapun juga, pengalaman dan pelajaran dapat kita petik dari siapa saja, bahkan dari orang yang paling kita benci sekalipun. Lewat program BRIDGE ini setidaknya kita mendapatkan 2 hal positif yaitu : adanya kesempatan untuk memajukan dunia pendidikan (berikut tenaga pendidiknya) dan membuat hubungan yang harmonis antara Australia dan Indonesia.

Jadi..., mengapa kita tidak memanfaatkan kesempatan untuk membuat dunia yang damai dan yang lebih baik bagi generasi penerus kita ?

*terinspirasi oleh tayangan Kick Andy : Berguru ke Negeri Kanguru*

Kamis, 01 April 2010

Pintu Toilet

Jangan heran jika kali ini aku mengambil judul pintu toilet, karena aku memang hanya akan cerita tentang pintu toilet. Mungkin sebagian besar akan bertanya tentang apa istimewanya pintu toilet. Apa yang menarik dari pintu toilet ? Sebenarnya tak ada, hanya saja kebetulan aku punya pengalaman yang ingin aku bagikan tentang pintu toilet ini.

Sebelum aku bercerita, aku jelaskan dulu bahwa objek yang kita bicarakan ini adalah pintu toilet yang ada di kantorku. Untung saja toilet di kantorku terbilang bersih. Jika toilet di kantor kotor, aku pasti akan sangat tersiksa karena tak bisa masuk ke dalamnya. Soalnya, kebersihan toilet menjadi salah satu perhatian utamaku jika aku berada di suatu tempat.

Tapi beberapa hari yang lalu, aku bermasalah dengan pintu toilet di kantorku. Ceritanya, siang itu aku sedang ingin buang air kecil dan aku bergegas ke toilet. Tapi ternyata, toilet sedang dipakai, terlihat dari pintunya yang tertutup rapat. Ya sudah, aku berbalik arah dan menuju kembali ke ruangku, daripada berdiri menunggu di depan toilet.

Tak lama kemudian, aku kembali lagi ke toilet, dengan harapan si pemakai toilet sudah keluar. Ternyata..., pintu toilet masih tertutup rapat..! OMG.., padahal aku sudah menunggu 2 menit, kok ya belum keluar juga..? Dalam hati aku mikir, kalau pun nanti pengguna toilet keluar, aku tak akan bisa buru-buru masuk ke dalam... karena toilet pasti sangat bau. Biasanya, kalau ada yang berlama-lama di toilet itu berarti dia sedang BAB.

Seorang teman yang melihatku menunggu tak jauh dari toilet, menyarankan agar aku ke toilet cowok daripada aku menunggu kelamaan. Tentu saja aku menolaknya.., dan terpaksa aku memilih untuk tetap menunggu. Sebenarnya ada juga toilet yang lain, tapi tempatnya terlalu jauh. Dan... aku sedang malas berjalan terlalu jauh hanya untuk ke toilet.

Jengkel karena terlalu lama menunggu, akhirnya aku nekad untuk mengetuk pintu toilet. Aku ketuk-ketuk pintu toilet, tapi tak ada tanda-tanda dari dalam. Aku curiga... dan kemudian aku coba buka pintu toilet. Dan... pintunya langsung terbuka....! Astaga..., ternyata toilet itu dalam keadaan kosong..! Jadi dari tadi aku menahan buang air kecil dan menunggu di depan toilet yang kosong..?!

Terus terang, aku sebel bukan main dengan orang yang telah menutup pintu toilet. Aku sendiri selalu membuka pintu toilet jika keluar dari toilet. Tujuannya adalah agar udara yang ada di dalam toilet segera berganti dan alasan kedua adalah agar orang tahu bahwa toilet dalam keadaan kosong. Memangnya enak 'tertipu' dengan pintu toilet yang tertutup dan mengira ada orang di dalamnya ?

Jika berada di rumah sendiri, dan toilet itu hanya dipergunakan pribadi saja sih oke-oke saja jika toilet itu ditutup lagi setiap kali tidak digunakan. Tapi masalahnya ini toilet di tempat umum dan dipakai orang banyak. Memangnya tiap orang berani nekad untuk mengetuk-ngetuk pintu toilet yang tertutup ? Karena pintu toilet yang tertutup kan menandakan ada orang di dalamnya ? Memangnya enak 'mengganggu' orang yang sedang menunaikan hajat di dalam toilet ?

Dan.., siang ini tadi aku mengalami kejadian yang sama lagi. Setelah 3 kali bolak balik ke toilet yang pintunya tertutup rapat, belakangan baru aku tahu kalau toilet itu kosong..! Hey... siapa sih yang terakhir kali pakai toilet dan menutup pintunya rapat-rapat ? Mungkin saja dia termasuk orang yang berani mengetuk pintu toilet yang tertutup rapat dan berani 'mengganggu' hajat orang, sehingga baginya tak masalah apakah pintu toilet itu tertutup atau terbuka.

Rasanya aku ingin sekali menempelkan pengumuman "Dilarang  menutup rapat pintu toilet jika tidak sedang dipakai, supaya tak ada orang yang kecele". Tapi.... pantas tidak ya pasang pengumuman itu..? Jangan-jangan malah diketawain....

*gambar diculik dari http://www.vivart.in/tanishq_hotel_interior_project.html*

Pintu Toilet

Jangan heran jika kali ini aku mengambil judul pintu toilet, karena aku memang hanya akan cerita tentang pintu toilet. Mungkin sebagian besar akan bertanya tentang apa istimewanya pintu toilet. Apa yang menarik dari pintu toilet ? Sebenarnya tak ada, hanya saja kebetulan aku punya pengalaman yang ingin aku bagikan tentang pintu toilet ini.

Sebelum aku bercerita, aku jelaskan dulu bahwa objek yang kita bicarakan ini adalah pintu toilet yang ada di kantorku. Untung saja toilet di kantorku terbilang bersih. Jika toilet di kantor kotor, aku pasti akan sangat tersiksa karena tak bisa masuk ke dalamnya. Soalnya, kebersihan toilet menjadi salah satu perhatian utamaku jika aku berada di suatu tempat.

Tapi beberapa hari yang lalu, aku bermasalah dengan pintu toilet di kantorku. Ceritanya, siang itu aku sedang ingin buang air kecil dan aku bergegas ke toilet. Tapi ternyata, toilet sedang dipakai, terlihat dari pintunya yang tertutup rapat. Ya sudah, aku berbalik arah dan menuju kembali ke ruangku, daripada berdiri menunggu di depan toilet.

Tak lama kemudian, aku kembali lagi ke toilet, dengan harapan si pemakai toilet sudah keluar. Ternyata..., pintu toilet masih tertutup rapat..! OMG.., padahal aku sudah menunggu 2 menit, kok ya belum keluar juga..? Dalam hati aku mikir, kalau pun nanti pengguna toilet keluar, aku tak akan bisa buru-buru masuk ke dalam... karena toilet pasti sangat bau. Biasanya, kalau ada yang berlama-lama di toilet itu berarti dia sedang BAB.

Seorang teman yang melihatku menunggu tak jauh dari toilet, menyarankan agar aku ke toilet cowok daripada aku menunggu kelamaan. Tentu saja aku menolaknya.., dan terpaksa aku memilih untuk tetap menunggu. Sebenarnya ada juga toilet yang lain, tapi tempatnya terlalu jauh. Dan... aku sedang malas berjalan terlalu jauh hanya untuk ke toilet.

Jengkel karena terlalu lama menunggu, akhirnya aku nekad untuk mengetuk pintu toilet. Aku ketuk-ketuk pintu toilet, tapi tak ada tanda-tanda dari dalam. Aku curiga... dan kemudian aku coba buka pintu toilet. Dan... pintunya langsung terbuka....! Astaga..., ternyata toilet itu dalam keadaan kosong..! Jadi dari tadi aku menahan buang air kecil dan menunggu di depan toilet yang kosong..?!

Terus terang, aku sebel bukan main dengan orang yang telah menutup pintu toilet. Aku sendiri selalu membuka pintu toilet jika keluar dari toilet. Tujuannya adalah agar udara yang ada di dalam toilet segera berganti dan alasan kedua adalah agar orang tahu bahwa toilet dalam keadaan kosong. Memangnya enak 'tertipu' dengan pintu toilet yang tertutup dan mengira ada orang di dalamnya ?

Jika berada di rumah sendiri, dan toilet itu hanya dipergunakan pribadi saja sih oke-oke saja jika toilet itu ditutup lagi setiap kali tidak digunakan. Tapi masalahnya ini toilet di tempat umum dan dipakai orang banyak. Memangnya tiap orang berani nekad untuk mengetuk-ngetuk pintu toilet yang tertutup ? Karena pintu toilet yang tertutup kan menandakan ada orang di dalamnya ? Memangnya enak 'mengganggu' orang yang sedang menunaikan hajat di dalam toilet ?

Dan.., siang ini tadi aku mengalami kejadian yang sama lagi. Setelah 3 kali bolak balik ke toilet yang pintunya tertutup rapat, belakangan baru aku tahu kalau toilet itu kosong..! Hey... siapa sih yang terakhir kali pakai toilet dan menutup pintunya rapat-rapat ? Mungkin saja dia termasuk orang yang berani mengetuk pintu toilet yang tertutup rapat dan berani 'mengganggu' hajat orang, sehingga baginya tak masalah apakah pintu toilet itu tertutup atau terbuka.

Rasanya aku ingin sekali menempelkan pengumuman "Dilarang  menutup rapat pintu toilet jika tidak sedang dipakai, supaya tak ada orang yang kecele". Tapi.... pantas tidak ya pasang pengumuman itu..? Jangan-jangan malah diketawain....

*gambar diculik dari http://www.vivart.in/tanishq_hotel_interior_project.html*

Rabu, 31 Maret 2010

Resiko Orang Cantik

Waktu kuliah dulu, aku punya seorang teman yang cantik dan menarik, sebut saja namanya Hani. Kecantikan Hani tak hanya memikat teman-teman cowok seangkatannya saja, namun juga banyak cowok angkatan atas yang jatuh hati padanya. Namanya demikian populer di kampus, namun ternyata dia mengaku padaku bahwa dia tersiksa karenanya.

Rupanya, banyak kejadian tak menyenangkan yang terjadi padanya gara-gara kecantikannya. Kampusku yang mayoritas penghuninya adalah mahasiswi benar-benar menjadi tempat yang tak menyenangkan baginya. Hani seringkali menghadapi pandangan benci dan iri dari para cewek angkatan atas. Rupanya mereka merasa kalah bersaing dengan Hani dalam memikat cowok-cowok kampus, yang jumlahnya tak lebih dari 20% saja.


Pernah juga di tempat kostnya didatangi seorang cewek tak dikenal. Ternyata cewek itu datang jauh-jaduh dari kota lain hanya untuk melabraknya karena tunangannya naksir Hani. Ada juga yang cewek angkatan atas yang pernah mengatakan kata-kata pedas padanya, dan mengatakan agar Hani tahu diri. Kejadian-kejadian seperti itu tentu saja sangat menyakiti hati Hani, apalagi dia sama sekali tak pernah tertarik dengan salah seorangpun cowok yang ada di kampus...!

Hani sebenarnya seorang cewek yang pendiam dan kalem. Aku termasuk salah satu teman dekatnya di kampus, dan selama kami bersama tak pernah sekalipun aku melihatnya bersikap genit pada cowok-cowok kampus. Dia cenderung menjauh dari mereka, namun tetap saja kehadirannya dianggap sebagai 'ancaman' bagi cewek-cewek kampus.

Berbeda dengan kisah seorang kawanku yang lain, sebut saja namanya Ima. Dia tak hanya cantik tapi juga menarik. Siapa pun yang memandangnya pasti akan mengatakan bahwa Ima benar-benar istimewa. Cowok yang berusaha mendekatinya tak dapat terhitung banyaknya dan sayangnya tak satupun yang mampu memikat hatinya.

Terus menerus dikejar-kejar oleh orang-orang yang tidak cocok di hati bukanlah hal yang menyenangkan. Jika terus menerus terjadi, malah bisa menjadi gangguan. Hal itulah yang sering dirasakan Ima saat harus meladeni banyak cowok yang mencoba dekat dengannya dan mencuri hatinya. 

Hingga suatu saat hadirlah seorang cowok yang benar-benar terpikat dengan pesona Ima dan berusaha dengan segala cara untuk mendapatkannya. Apapun dilakukannya hanya untuk dapat memiliki Ima dan ternyata usahanya membuahkan hasil. Ima pun berhasil menjadi miliknya..., tapi tidak dengan hati Ima karena sampai kini pun Ima tak sedikitpun mencintainya.

Ternyata.... menjadi cantik tak selamanya menyenangkan dan membahagiakan. Resiko orang cantik bisa juga sangat tidak menyenangkan.  Tak selamanya kesenangan dan kebahagiaan menghampiri orang cantik sebaliknya tak selamanya kesedihan dan kesulitan berkawan dengan orang-orang yang tidak cantik.

Semua itu membuktikan bahwa semua yang ada di dunia ini selalu ada sisi positif dan negatifnya. Jadi... nikmati dan syukurilah hidupmu dan segala apa yang ada pada dirimu.


 RESIKO ORANG CANTIK
 (Blackout)

 Ku tahu kau punya temanku
Tapi ku tak bisa bohongi diriku
Ku tak ingin hilang asa ini
Kau pantas jadi pacarku

Andai saja kau mengerti
Isi hatiku padamu
Sejak dulu sampai saat ini
Hanya kau dihatiku

Reff:
Kau memang cantik
Resiko orang cantik disukai banyak lelaki
Bukan salahku
Sebelum janur melengkung ku masih bebas untuk memilih

Andai saja dirimu mengerti
Isi hatiku padamu
Sejak dulu sampai saat ini
Hanya kau dihatiku

Kau memang cantik
Resiko orang cantik disukai banyak lelaki

Back to Reff: 2x

Resiko orang cantik